Sportainment | Detail

Kisah Inspiratif Apriyani Rahayu, dari Raket Kayu hingga Juara Olimpiade

Muammar Yahya Herdana
Senin, 16 Agustus 2021, 22:00 WIB
Kisah Inspiratif Apriyani Rahayu, dari Raket Kayu hingga Juara Olimpiade
Amirudin Pora sedang perkenalkan raket kayu yang biasa dipakai Apriyani Rahayu saat kecil dalam sebuah acara di TV pada Kamis (12/8/2021). (FOTO: Youtube Kompas TV)

JAKARTA – Sungguh, kisah perjuangan Apriyani Rahayu ternyata sangat mengingspirasi, dari yang awalnya raket kayu kini berbuah gelar juara Olimpiade Tokyo 2020.

Atlet bulu tangkis ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu, sukses meraih medali emas pada Olimpiade Tokyo 2020 bersama Greysia Polii. Musashino Forest Sport Plaza jadi saksi bisu bagaimana Greysia Polii dan Apriyani Rahayu jadi juara Olimpiade usai kalahkan wakil China pada babak final.

Bagi Apriyani Rahayu, gelar juara Olimpiade adalah hal yang sangat mengharukan. Pebulu tangkis putri berusia 23 tahun itu pasti tak menyangka raket kayu (raket terbuat dari kayu) yang biasa ia mainkan saat masih kecil, ternyata sekarang berbuah gelar juara Olimpiade.

Pengalaman masa kecil bermain bulu tangkis dengan kayu diceritakan oleh ayah dari Apriyani Rahayu, Amirudin Pora, dalam sebuah acara televisi. Di sana, sang ayah membawa raket yang kerap digunakan oleh Apriyani untuk bermain bulu tangkis di sekitar rumahnya.

Raket tersebut terbuat dari kayu dan tidak memiliki senar. Raket itu hanya terdiri dari sebuah kayu panjang sebagai pegangan, dan kayu yang cukup lebar yang digunakan untuk menepak suttlecock.

“Dia (Apriyani) kalo mau main selalu pakai raket ini (raket kayu) saat masih kecil. Sebenarnya ibunya punya raket asli, tapi karena di sekitar rumah banyak pasir dan kerikil, dia gak mau pakai karena takut raketnya putus,” ujar Amirudin Pora pada kesempatan tersebut, Jumat (13/8/2021).

 

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.2346 seconds [12]