Liga Spanyol | Detail

Keuangan Klub Tak Kunjung Membaik, Barcelona Butuh Rp7,7 Triliun Demi Selamatkan Klub

Rifqi Herjoko
Jum'at, 10 Juni 2022, 16:30 WIB
Keuangan Klub Tak Kunjung Membaik, Barcelona Butuh Rp7,7 Triliun Demi Selamatkan Klub
Barcelona kalah 0-2 dari Villarreal di pekan terakhir Liga Spanyol 2021-2022 (Foto: REUTERS)

BARCELONA – Kondisi keuangan klub raksasa Spanyol, FC Barcelona, ternyata belum juga membaik. Bahkan, Blaugrana masih membutuhkan dana segar dalam jumlah melimpah demi menyelamatkan klub.

Wakil Presiden FC Barcelona, Eduard Romeu, secara terbuka mengungkapkan kondisi keuangan klub saat ini. Dia yakin bahwa dana besar sejumlah 500 juta euro (Rp7,7 triliun) diperlukan untuk menyelamatkan klub dari kekacauan kondisi keuangan yang mereka alami.

“Aspek yang paling menimbulkan kerugian adalah ketidakseimbangan aset,” ujar sang petinggi klub dilansir dari sportbible, Jumat (10/6/2022).

“Jika seseorang ingin memberikan saya 500 juta euro. Itulah yang kami butuhkan untuk menyelamatkan Barca," sambungnya kemudian.

Sejak musim lalu, Blaugrana dilaporkan sangat kekurangan dana segar. Bahkan, situasi itu membuat mereka tidak dapat mendaftarkan para pemain baru. Para pemain bintang pun harus menghadapi pemotongan gaji akibat kondisi keuangan klub yang buruk.

Saat ini, Barcelona dilaporkan masih berutang 115 juta euro (Rp1,7 triliun) terkait biaya transfer empat pemain pada bulan Oktober. Mereka pun baru-baru ini sukses menyelesaikan kesepakatan sponsorship bersama Spotify senilai 280 juta euro (Rp4,3 triliun).

Kondisi keuangan klub yang belum membaik bahkan memaksa Barcelona mengizinkan penggemar untuk menyewa lapangan mereka. Bahkan, penggemar juga bisa menggelar pernikahan di Stadion Camp Nou dengan membayar biaya tertentu.

Barcelona diyakini harus menjual salah satu pemain penting mereka musim ini demi meringankan beban keuangan klub. Frenkie De Jong merupakan salah satu kandidat utama yang akan dilepas. Penggemar klub hanya bisa berharap agar kondisi keuangan klub yang buruk dapat segera diatasi.

Editor : Hadi Febriansyah

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1377 seconds [12]