logo
Liga Indonesia | Detail

Ketum PSSI Dikecam Warganet karena Ucapkan Hadirin yang Berbahagia saat Konpers Tragedi Kanjuruhan

Rifqi Herjoko
Senin, 03 Oktober 2022, 11:29 WIB
Ketum PSSI Dikecam Warganet karena Ucapkan Hadirin yang Berbahagia saat Konpers Tragedi Kanjuruhan
Suporter Arema dibopong oleh rekannya saat terjadi bentrokan di dalam Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam.

MALANG – Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, banjir kecaman warganet. Hal itu disebabkan dia mengucapkan kalimat “hadirin yang berbahagia” saat konferensi pers tragedi Stadion Kanjuruhan.

Seperti diketahui, tragedi tersebut terjadi pada laga lanjutan Liga 1 2022-2023 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya. Duel antara kedua tim tersebut digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022) malam WIB.

Laga tersebut berlangsung sengit. Persebaya mampu memenangkan laga tersebut dengan skor tipis 3-2. Hasil tersebut tentu membuat pendukung tuan rumah kecewa. Kerusuhan pun pecah di sana.

Banyak suporter yang meluapkan kekecewaannya dengan mencoba masuk ke lapangan. Mereka juga terlihat merusak fasilitas stadion dan bentrok dengan petugas keamanan. Situasi yang tidak terkendali memaksa petugas keamanan melontarkan gas air mata.

Hal itu membuat penonton di tribun menjadi panik dan berusaha mencari jalan keluar dengan berdesakan. Sejumlah penonton pun terinjak-injak serta mengalami sesak napas dalam situasi itu. Adapun korban meninggal dunia pada tragedi tersebut mencapai 127 orang.

Pada Minggu (2/10/2022), Ketum PSSI bersama stakeholder lainnya menggelar konferensi pers di Malang untuk memberikan kabar terbaru dari insiden tersebut. Namun, dia justru dibully warganet karena sebuah kalimat yang dianggap tidak pantas diucapkan pada situasi ini.

“Hadirin sekalian yang berbahagia. Udahlah mundur aja, Pak,” bunyi caption pada unggahan akun Twitter @FaktaSepakbola terkait momen tersebut, Minggu (2/10/2022).

Sontak saja, netizen bereaksi negatif terhadap ujaran itu. Mereka menganggap suasana saat ini sedang berduka, sehingga kalimat tersebut tidak pantas diujarkan Ketum PSSI.

“Bahagia dari mana Pak. Di sini suasana berkabung,” ujar salah satu warganet @dapaduhai pada laman komentar unggahan tersebut.

Adapun polemik terkait momen itu diharapkan segera mereda. Pencinta sepak bola Tanah Air tentu berharap PSSI dan PT LIB bisa serius mengevaluasi tragedi ini agar tidak terulang kembali di masa depan.

Editor : Admiraldy Eka Saputra

RECENT COMMENTS


/ rendering in 0.1822 seconds [13]