logo
Tim Nasional | Detail

Ketum Pemuda Perindo Bingung Pemain yang Dipanggil Timnas U-23 Masih Main di Liga 1

Ilham Sigit Pratama
Rabu, 16 Februari 2022, 18:57 WIB
Ketum Pemuda Perindo Bingung Pemain yang Dipanggil Timnas U-23 Masih Main di Liga 1
Timnas Indonesia U-23 berangkat ke Kamboja dengan pesawat sewaan (Foto: PSSI)

JAKARTA - Ketua Umum Pemuda Perindo, Effendy Syahputra mengaku bingung mengapa para pemain yang sudah dipanggil ke pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23 malah masih bermain di Liga 1. Menurutnya, mobilitas pemain yang mondar-mandir dari timnas ke klub menjadi salah satu faktor penyebab banyaknya pemain yang terkena Covid-19.

Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia mengundurkan diri dari Piala AFF U-23 karena badai Covid-19. Effendy pun menyoroti bagaimana PSSI melindungi pemainnya di tengah pandemi.

Menurut Effendy, para pemain yang dipanggil ke pemusatan latihan seharusnya tidak dipanggil kembali ke klub. Effendy mengatakan bahwa mobilitas pemain yang terlalu sering menjadi faktor utama mengapa badai pandemi meledak di Timnas Indonesia U-23.

“Kita harus lebih profesional, artinya kalo sudah di TC jangan bergabung di Liga 1, apalagi di Liga 1 luar biasa covidnya, ada tim yang cuma 12 pemain dan 13 pemain,” kata Effendy, Rabu (16/2/2022).

“Yang jadi masalahkan ada yang sudah dianggil tetapi ada juga yang balik lagi ke klub Liga 1. Jadi ada kemungkinan ketika dipanggil lagi ke timnas, mereka sudah terpapar virus,” ia menambahkan.

Effendy pun sangat menyayangkan hal tersebut. Menurutnya, jika mobilitas pemain antara timnas dan klub tidak dilakukan terlalu sering, maka badai covid-19 di skuad Timnas Indonesia bisa diminimalisir.

“Jadi jika memang pengelolaan manajeman timnas ingin bagus, maka pemain yang sudah dipanggil, langsung di karantina, jangan dikembalikan lagi (ke klub),” sambungnya.

“Jika ini dilakukan secara konsisten, maka ini bisa direduksi, dan apabila ada yang terpapar, bisa segera diganti dan panggil pemain lain yang bisa mengisi posisi tersebut,” katanya.

Lebih lanjut, Effendy mengaku kecewa karena Timnas Indonesia batal tampil di Piala AFF U-23. Padahal menurutnya, Piala AFF U-23 bisa menjadi ajang persiapan jelang SEA Games di Vietnam tahun ini.

“Kita kehilangan kesempatan untuk menguji tim kita sebelum SEA Games, apalagi 20 tahun lebih kita tidak merasakan emas di SEA Games,” tambahnya.

“Jadi sayang sekali, mundurnya Indonesia di AFF memupus harapan kita, saya harap PSSI lebih profesional lagi,” pungkasnya.

Editor : Furqon Al Fauzi

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1656 seconds [12]