logo
F1 | Detail

Kesal dengan Penalti, Prinsipal Tim Mercedes Ingin Ledakkan Mesin Mobil

Quadiliba Al-Farabi
Kamis, 22 September 2022, 17:17 WIB
Kesal dengan Penalti, Prinsipal Tim Mercedes Ingin Ledakkan Mesin Mobil
Prinsipal Tim Mercedes AMG Petronas, Toto Wolff, berbincang dengan Lewis Hamilton di Sirkuit Silverstone (Foto: Twitter/@MercedesAMGF1)

BRACKLEY - Toto Wolff sungguh kesal dengan hukuman penalti mundur posisi start yang berlaku di F1 2022. Menurut prinsipal tim Mercedes AMG Petronas itu, hukuman penalti tersebut cukup rumit. Saking kesalnya, dia ingin meledakkan mesin!

Seperti diketahui, kekacauan penentuan posisi start terjadi pada F1 GP Italia 2022 dua pekan silam. Ketika itu, sembilan pembalap dijatuhi hukuman penalti mundur posisi start karena mengganti komponen mesin.

F1 memang memberlakukan aturan pembatasan pemakaian mesin dan segala komponennya dalam semusim. Setiap pembalap dijatah hanya boleh memakai tiga unit mesin saja dalam semusim. The Silver Arrow ikut merasakan dampaknya di beberapa balapan. 

Menurut Wolff, aturan ini tidak realistis bila dibandingkan dengan kebutuhan para pembalap. Maka, perlu ada upaya keras untuk menghindari penalti itu.

"Kita harus mengingatkan diri kita sendiri mengapa kita memilikinya (aturan penalti grid),” ucap Wolff, dikutip dari laman GP Fans, Kamis (22/9/2022).

“Di sisi sasis, kami dibatasi biaya. Sebelumnya tidak. Di sisi mesin, kami belum membatasi biaya. Jika tidak ada penalti grid, kami akan memiliki mesin yang memenuhi syarat,” lanjut pria asal Austria itu.

 

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1788 seconds [13]