Ragam Lainnya | Detail

Kerjasama Kemenpora, Gugus Tugas, dan LADI Guna Bereskan Sanksi WADA Diapresiasi Komisi X DPR RI

Tim Sportstars
Kamis, 11 November 2021, 19:38 WIB
Kerjasama Kemenpora, Gugus Tugas, dan LADI Guna Bereskan Sanksi WADA Diapresiasi Komisi X DPR RI
Menpora Zainudin Amali saat mengikuti virtual meeting dengan President of the World Anti-Doping Agency (WADA) Witold Banka (Foto: Kemenpora.go.id)

JAKARTA - Kelanjutan sanksi hukuman dari Badan Anti-Doping Dunia (WADA) kepada Indonesia masih terus berlanjut. Terbaru, upaya dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Gugus Tugas Percepatan Penyelesaian Sanksi Badan Anti-Doping Dunia (WADA), dan Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) mulai menemui titik terang.

Dalam dapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Kamis (11/11/2021), ketiga elemen tersebut diharapkan mampu bersinergi untuk membereskan sanksi tersebut. Pujian juga dilontarkan oleh Pimpinan Sidang Hetifah Sjaifudian, Wakil Ketua Komisi X RI.

“Rapat kali ini sangat bagus karena  semua anggota memberikan apresiasi atas langkah-langkah yang telah dilakukan Kemenpora, Gugus Tugas, dan LADI untuk melakukan percepatan penyelesaian sanksi WADA,” kata Hetifah dalam siaran pers yang diterima oleh Sportstars.id.

“Kami mendesak kepengurusan LADI untuk melakukan koordinasi, komunikasi, dan memperbaiki manajemen intenal agar permasalahan seperti sanksi WADA tidak terulang lagi.” sambungnya.

Menpora Zainudin Amali juga berterima kasih kepada Raja Sapta Oktohari yang menjadi ketua Gugus Tugas Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA, yang telah membuka jalur komunikasi LADI ke WADA menjadi semakin intensif. Dia menekankan bahwa komunikasi menjadi salah satu pekerjaan Gugus Tugas, selain melakukan akselerasi pencabutan sanksi dan investigasi.

“Setelah Ketua Gugus Tugas Pak Okto bertemu WADA dan IOC, kini komunikasi LADI menjadi semakin terbuka. Bahkan hampir setiap hari rapat virtual, seperti tadi pagi dengan SEARADO dan JADA. Hanya saja, pekerjaan yang dilakukan tak bisa sekaligus karena gugus tugas harus mengawal dan mendorong LADI menyelesaikan pending matters guna mempercepat  pencabutan sanksi WADA,” ujar Zainudin.

Jika LADI sudah mendapatkan status compliance dan saksi dicabut, Gugus Tugas akan melanjutkan proses investigasi untuk menggali apa yang sebenarnya terjadi sehingga WADA sampai memberikan sanksi.

 

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.1141 seconds [12]