Sportainment | Detail

Keren, Keylor Navas Sulap Rumahnya Jadi Tempat Pengungsian Orang Ukraina

Rifqi Herjoko
Jum'at, 25 Maret 2022, 11:20 WIB
Keren, Keylor Navas Sulap Rumahnya Jadi Tempat Pengungsian Orang Ukraina
Sungguh mulia aksi yang dilakukan kiper andalan Paris Saint-Germain, Keylor Navas. (Foto: Instagram/@keylornavas1)

PARIS – Sungguh mulia aksi yang dilakukan kiper andalan Paris Saint-Germain, Keylor Navas. Dia menyulap rumahnya menjadi tempat pengungsian orang Ukraina yang jadi korban dari invasi Rusia.

Hingga saat ini, perang Rusia dengan Ukraina masih terus terjadi. Belum ada tanda-tanda perang akan segera berakhir saat ini. Adapun konflik itu telah mengakibatkan kerugian besar bagi kedua belah pihak terutama Ukraina.

Perang tersebut juga mengakibatkan banyaknya warga yang mengungsi ke negara tetangga dari Ukraina. Mereka tidak ingin terjebak dalam pertempuran dan menjadi korban dari konflik tersebut.

Dilansir dari Marca, Jumat (25/3/2022), penjaga gawang PSG, Keylor Navas, melakukan aksi kemanusiaan kepada korban perang tersebut. Dia mengubah salah satu bagian di rumahnya menjadi tempat pengungsian bagi orang Ukraina.

Adapun rumah yang dimaksud berada di Paris, Prancis. Pria asal Kosta Rika itu menerima sekitar 30 orang dari Ukraina untuk tinggal sementara di rumahnya. Aksi itu pun mendapatkan sorotan serta respons positif publik.

“Asosiasi gipsi dari lingkungan Gracia Barcelona pergi ke Krakow untuk membawa makanan ke pengungsi Ukraina. Keylor Navas mengetahui tentang hal itu dan menyambut 30 dari mereka ke rumahnya," bunyi pernyataan salah satu media bernama Sport.

Keylor Navas dan keluarganya lalu menyambut para pengungsi di rumahnya. Istri Navas, Andrea Salas, bertugas menyiapkan makanan untuk para pengungsi. Selain itu, mereka juga memberi pakaian kepada para tamunya.

Tentu, aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh Navas begitu mulia. Aksi tersebut pun diharapkan dapat dicontoh oleh para pesepakbola lainnya di Prancis. Dengan begitu, mereka bisa meringankan beban orang Ukraina yang jadi korban perang dengan Rusia.
 

Editor : Coro Mountana

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1374 seconds [13]