logo
Ragam Lainnya | Detail

Keren! Hasil Karya Siswa SLB Jadi Official Merchandise ASEAN Para Games 2022

Andika Rachmansyah
Selasa, 02 Agustus 2022, 14:06 WIB
Keren! Hasil Karya Siswa SLB Jadi Official Merchandise ASEAN Para Games 2022
Booth UMKM SLB Mandiri Putra yang menjual official merchandise ASEAN Para Games 2022 di Stadion Manahan, Solo (Foto: MPI/Andika Rachmansyah)

SOLO - ASEAN Para Games 2022 yang digelar di Kota Solo tidak hanya melibatkan para atlet difabel saja. Siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) turut dilibatkan dalam pembuatan official merchandise ASEAN Para Games 2022

Hasil karya para siswa SLB itu dijual di Booth UMKM bernama SLB Mandiri Putra yang terletak di kawasan Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah. SLB Mandiri Putra ternyata merupakan salah satu nama sekolah untuk anak-anak berkebutuhan khusus yang terletak di kawasan Karanganyar, Jawa Tengah. 

Kepala Sekolah SLB Mandiri Putra, Muhammad Fajarianto menerangkan, setiap souvenir yang dijual di booth tersebut murni hasil karya murid-muridnya. Hebatnya, mereka menjadi satu-satunya SLB di Indonesia yang berkesempatan memproduksi official merchandise ASEAN Para Games 2022.

"Di ASEAN Para Games ini karya anak-anak yang kita branding namanya DAUN (Dari ABK Untuk Negeri) karya anak-anak berkebutuhan khusus dari SLB Mandiri Putra," ujar Fajar kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (2/8/2022).

Kepala Sekolah SLB Mandiri Putra, Muhammad Fajarianto, bersama gambar-gambar hasil karya siswanya (Foto: MPI/Andika Rachmansyah)
Kepala Sekolah SLB Mandiri Putra, Muhammad Fajarianto, bersama gambar-gambar hasil karya siswanya (Foto: MPI/Andika Rachmansyah)

"Kebetulan ini hanya satu-satunya SLB di Indonesia yang berkesempatan menjadi official merchandise ASEAN Para Games 2022. Kita diberi kesempatan dari INASPOC sebagai penyedia untuk souvenir," lanjutnya.

"Semua yang ada di sini murni ekspresi hasil gambar dari anak-anak berkebutuhan khusus. Semua gambar ini adalah bentuk ekspresi dari anak-anak yang dituangkan menjadi seperti sekarang ini," imbuh Fajar lagi.

"Awalnya gambar-gambar ini hanyalah tugas rumah biasa yang mungkin biasanya dibuang orang tua nah ini kita memunculkannya dalam bentuk produk digital," tukasnya. 

Dari sekian banyak booth yang ada di area ini, memang booth SLB Mandiri Putra cukup menyita perhatian. Selain namanya, guratan-guratan hasil karya tangan anak-anak berkebutuhan khusus itu terbilang unik sehingga menjadi daya tarik pengunjung.

Siapa yang mengira kalau semua desain itu berawal dari sekadar tugas harian sekolah yang mungkin dianggap tidak penting dan bernilai. Namun, paradigma itu terbantahkan karena nyatanya hasil gambar tersebut sangat ciamik jika dijadikan merchandise berupa tas ataupun kaos.

 

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1589 seconds [12]