logo
F1 | Detail

Kepala Tim Alpine F1 Otmar Szafnauer Kecewa Berat Fernando Alonso Gabung Aston Martin

Cikal Bintang Raissatria
Rabu, 03 Agustus 2022, 01:40 WIB
Kepala Tim Alpine F1 Otmar Szafnauer Kecewa Berat Fernando Alonso Gabung Aston Martin
Fernando Alonso (Alpine F1 Team) menilai F1 2022 justru semakin mudah diprediksi (Foto: Reuters/Florion Goga)

BUDAPEST - Kepala tim Alpine F1 Team Otmar Szafnauer, kecewa berat setelah Fernando Alonso memutuskan hengkang. Szafnauer mengungkapkan bahwa Alonso tak banyak bicara sebelum hengkang.

Diketahui, Fernando Alonso resmi bergabung dengan Aston Martin pada musim depan (2023). Pembalap asal Spanyol itu digaet untuk menggantikan peran Sebastian Vettel, yang pensiun akhir musim ini.

Alonso mendapatkan kontrak multi-tahun di Aston Martin. Namun demikian, ternyata terungkap bahwa pembalap berusia 41 tahun itu tak banyak bicara dengan timnya sebelum pergi. 

Szafnauer bahkan mengetahui konfirmasi Alonso resmi hengkang pada musim depan dari siaran pers. Sebelumnya, Alonso bungkam dan kerap menghindar saat ditanyakan nasibnya di Alpine. 

“Jadi ya, konfirmasi pertama yang saya dapatkan (mengenai pindahnya Alonso) adalah siaran pers. Saya memang mengajukan pertanyaan (kepada Alonso) dan saya diberi tahu: 'Tidak, tidak, saya belum menandatangani apa pun.' Jadi saya agak terkejut," kata Szafnauer dinukil dari Planet F1, Selasa (2/8/2022). 

Lebih lanjut, Szafnauer mengatakan belum berbicara dengan Alonso usai kabar mengejutkan itu. Saat ini, diketahui para pembalap tengah menjalani jeda paruh musim. 

"Saya belum berbicara dengannya, karena dia di atas kapal, kurasa, di Kepulauan Yunani di suatu tempat," ungkapnya. 

Padahal, Alonso telah digoda dengan tawaran kontrak segar dari Alpine. Tetapi, Szafnauer akhirnya pasrah, ia tidak bisa berbuat banyak soal keputusan Alonso. 

"Kami menawarkan kesepakatan satu tambah satu. Dan kami berdiskusi dengan Fernando bahwa: 'lihat, jika tahun depan saat ini, Anda tampil di level yang sama, tentu saja, kami akan membawa Anda dan itu bisa berlanjut'," papar Szafnauer. 

“Tapi saya pikir dia menginginkan lebih banyak kepastian terlepas dari kinerja: 'Saya ingin tinggal lebih lama.' Dan saya pikir itu adalah inti dari satu tambah satu yang bertentangan dengan dua tambah satu atau tiga ditambah satu atau tiga tahun," tutupnya agak kecewa. 

Editor : Furqon Al Fauzi

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1645 seconds [13]