MotoGP | Detail

Kembali ke Lintasan dan Targetkan Juara Dunia MotoGP, Andrea Dovizioso Disebut Gila

Rio Eristiawan
Jum'at, 15 Oktober 2021, 13:46 WIB
Kembali ke Lintasan dan Targetkan Juara Dunia MotoGP, Andrea Dovizioso Disebut Gila
Andrea Dovizioso (Foto: Laman Resmi MotoGP)

AUSTIN - Pembalap Tim Petronas Yamaha SRT, Andrea Dovizioso, mengakui semua orang menyebutnya gila ketika ia bertekad memenangkan gelar juara MotoGP musim depan. Setelah berkali-kali gagal, kini ia mencoba membidik titel tersebut pada musim 2022.

Seperti diketahui, setelah memutuskan untuk tak lagi menjadi bagian dari Ducati, Dovizioso sempat absen dari MotoGP. Namun, ia kini kembali ke arena balap usai bergabung dengan Yamaha. Ia memutuskan comeback karena satu alasan yaitu gelar juara MotoGP yang belum diraihnya sampai saat ini.

Sebelumnya pembalap asal Italia itu sudah beberapa kali menguji coba motor Aprilia karena bekerja sebagai test rider. Namun dalam waktu singkat Dovizioso berpaling dari Aprilia dan memilih Yamaha sebagai labuhan selanjutnya.

Seperti diketahui, saat ini Yamaha menjadi salah satu tim yang tengah berkembang pesat dengan Fabio Quartararo yang selangkah lagi menjadi juara dunia MotoGP 2021. Hal itu menjadi alasan Dovizioso, untuk memilih bergabung ke Yamaha agar impiannya terwujud.

Namun, bergabungnya ia ke Yamaha membuatnya disebut gila karena ingin memenangkan gelar juara dunia. Tapi, Dovizioso memilih cuek dan akan tetap berusaha merebut titel juara.

“Jika saya di sini untuk mencoba memenangkan kejuaraan, semua orang bisa bilang saya gila, tapi jika saya di sini karena saya ingin mencoba," kata Dovizioso dilansir dari Tuttomotori, Jumat (15/10/2021).

“Ketika kesempatan ini datang, saya tidak bisa mengatakan tidak. Itu adalah sesuatu yang sudah lama ingin saya lakukan,” ucapnya.

Dovizioso sendiri hampir menjuarai MotoGP pada 2016-2019, jika bukan Marc Marquez yang menunjukan penampilan terbaiknya.

Ia menyebut tidak punya tekanan, namun menurutnya tidak mudah berada di MotoGP dan pengalaman yang ia punya akan membantunya.

“Saya tidak punya tekanan. Ini tidak mudah, tetapi ketika Anda berada di MotoGP, tidak ada yang mudah. Tapi saya pikir pengalaman itu akan membimbing kita di jalan ini," tutupnya.
 

Editor : Furqon Al Fauzi

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.2210 seconds [12]