Liga Indonesia | Detail

Kasus Tunggakan Gaji Klub Liga 3 Milik Herman Dzumafo Temui Titik Terang

Rifqi Herjoko
Selasa, 10 Mei 2022, 17:47 WIB
Kasus Tunggakan Gaji Klub Liga 3 Milik Herman Dzumafo Temui Titik Terang
Pemain Pekanbaru United sudah tidak gajian selama satu musim (Foto: Instagram/@pekanbaruunited)

JAKARTA - Kasus tunggak gaji klub Liga 3, Pekanbaru United, kini menemui titik terang. Upah pemain yang tertunggak telah dibayarkan sebagian.

Kasus tersebut sempat memancing kehebohan di kalangan warganet. Sebanyak 19 pesepak bola klub tersebut diklaim belum menerima gaji sejak November 2021. 

Ironisnya, klub tersebut ternyata dimiliki oleh penyerang kawakan Herman Dzumafo Epandi. Bahkan, pemain naturalisasi itu masih aktif merumput sebagai pesepak bola hingga kini. Terakhir, dia bermain untuk Bhayangkara FC di Liga 1 2021-2022. 

Para pesepak bola Pekanbaru United yang merasa dirugikan itu pun melapor ke APPI pada akhir Maret 2022. Mereka menjelaskan adanya tunggakan gaji untuk satu musim Liga 3 2021.

Herman Dzumafo Epandi bertemu dengan perwakilan APPI untuk membahas sengketa tunggakan gaji Pekanbaru United (Foto: APPI)
Herman Dzumafo Epandi bertemu dengan perwakilan APPI untuk membahas sengketa tunggakan gaji Pekanbaru United (Foto: APPI)

Para pesepak bola yang rata-rata berusia 20 tahun itu lantas meminta bantuan kepada APPI untuk menjadi penghubung antara mereka dengan manajemen. Terbaru, APPI pun menjalin komunikasi dengan pemilik Pekanbaru United, Herman Dzumafo, sejak April 2022.

Berdasarkan keterangan resmi, pertemuan diadakan pada 26 April silam antara APPI dengan Herman guna membahas sengketa tunggakan gaji tersebut. Dzumafo lantas mengakui terdapat kesalahan dalam nominal awal pada kontrak pemain. 

Kini, masalah tersebut telah menemukan titik terang. Kedua pihak sepakat mengenai nominal pembayaran. Tunggakan telah dibayar sebagian pada awal Mei 2022 sebelum Hari Raya Idul Fitri. 

Langkah tersebut menunjukkan manajemen klub Pekanbaru United bertanggung jawab untuk menyelesaikan sengketa ini. Adapun kasus tunggakan gaji klub kepada para pemain diharapkan tidak terjadi lagi di musim depan.

Editor : Wikanto Arungbudoyo

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1301 seconds [12]