logo
MotoGP | Detail

Joan Mir Nilai Long Lap Penalty untuk Fabio Quartararo Merugikan MotoGP

Muammar Yahya Herdana
Jum'at, 05 Agustus 2022, 14:15 WIB
Joan Mir Nilai <i>Long Lap Penalty</i> untuk Fabio Quartararo Merugikan MotoGP
Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) melaju di Sirkuit Sachsenring, tuan rumah MotoGP Jerman 2022 (Foto: Reuters/Lisi Niesner)

SILVERSTONE - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, harus mendapat hukuman Long Lap Penalty pada MotoGP Inggris 2022. Rider Suzuki Ecstar, Joan Mir, merasa hal tersebut akan merugikan MotoGP sendiri pada akhirnya.

Hukuman tersebut dijatuhkan kepada Quartararo setelah menyenggol Aleix Espargaro (Aprilia Racing Team) pada balapan MotoGP Belanda 2022, Juni silam. Tak hanya El Diablo, banyak pembalap MotoGP yang heran dengan hukuman long lap penalty tersebut.

Mir merasa hukuman tersebut akan mempengaruhi pembalap lain dalam bermanuver saat lomba. Juara dunia MotoGP 2020 meyakini bayang-bayang dikenai hukuman membuat pembalap harus berpikir dua kali untuk menyalip.

Fabio Quartararo menyenggol Aleix Espargaro di tikungan lima pada putaran keempat MotoGP Belanda 2022 (Foto: Twitter/@MotoGP)
Fabio Quartararo menyenggol Aleix Espargaro di tikungan lima pada putaran keempat MotoGP Belanda 2022 (Foto: Twitter/@MotoGP)

"Tidak diragukan lagi, jenis sanksi ini mempengaruhi kami para pembalap. Lain kali seseorang ingin melakukan overtaking serupa, mereka akan berpikir dua kali," ungkap Mir, dilansir dari Motosan, Jumat (5/8/2022).

Pembalap asal Spanyol itu juga meyakini hukuman tersebut nantinya akan merugikan MotoGP sendiri. Pasalnya, semakin sedikit manuver yang dilakukan pembalap, sisi menarik balapan juga akan hilang perlahan-lahan.

"Semua ini merugikan MotoGP. Apa yang diinginkan para penggemar justru, untuk melihat menyalip dan bertarung di trek," tukas Mir. 

 

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1576 seconds [12]