Ragam Lainnya | Detail

Jenis Gaya Dalam Lompat Jauh Beserta Cara Melakukannya

Tim Sportstars
Rabu, 01 Juni 2022, 10:00 WIB
Jenis Gaya Dalam Lompat Jauh Beserta Cara Melakukannya
Terdapat beberapa gaya dalam olahraga Lompat Jauh (Reuters)

JAKARTA-Lompat jauh adalah olahraga atletikĀ dimana atlet melompat dari papan tolakan dengan mengkombinasikan kecepatan, kekuatan, dan kelincahan.

Terdapat tiga jenis gaya dalam lompat jauh. Perbedaan antara masing-masing jenis dapat dilihat pada gerakan atlet saat melayang di udara.

Untuk dapat mengetahui perbedaan jenis gaya lompat jauh, ketahuilah bahwa pelompat menggunakan beberapa gaya dalam lompat jauh. Ini dapat dilihat di udara setelah atlet melakukan awalan dan tolakan.

Jenis Gaya Dalam Lompat Jauh dan Perbedaanya

1. Gaya Jongkok (Gaya Ortodok)

Dalam gaya jongkok lompat jauh atau juga dikenal dengan gaya ortodoks, tjuan utama dari gaya ini adalah berlari secepat mungkin dari jarak 40 hingga 45 m di lintasan.

Trik ketika mempraktekkannya adalah berlari secepat mungkin dari awal trek, tanpa memperlampat kecepatan sampai melakukan tumpuan ketika melompat.

Gerakan tubuh lebih banyak digerakkan ketika melakukan tolakan, lalu mulai dengan tumit, telapak kaki, dan jari kaki, kemudian gerakkan kaki ke depan.

Saat berada di udara, luruskan lengan dan tubuh di depan, lalu gerakkan tangan ke belakang. Saat mendarat, pastikan untuk menggunakan ujung tumit. Jangan sampai tubuh jatuh ke belakang, karena akan mengurangi jarak lompatan.

2. Gaya Berjalan di Udara (Walking in The Air)

Gaya lompat jauh berjalan di udara merupakan teknik lompat jauh yang hampir identik dengan gaya jongkok, baik saat awalan, tolakan, maupun ketika mendarat di tanah.

Perbedaannya adalah saat berada di udara. Dalam gaya ini, harus bisa mengayunkan kaki sepert orang berjalan di udara. Itulah mengapa disebut daya berjalan di udara.

Umumnya, gaya berjalan di udara dimulai dengan 10 langkah, kemudian atet berlari secepat mungkin sebelum melakukan tolakan.

Saat bertumpu, turunkan pinggang sedikit, luruskan kaki dan paha, kemudian ayunkan pinggang dengan bebas.

3. Gaya Menggantung (Schnepper)

Gaya menggantung atau schnepper adalah jenis lompat jauh yang tidak dapat mengubah kecepatan saat bertumpu pada alas atau papan.

Teknik lompat jauh menggantung melibatkan tubuh memantul ke depan, kemudian tangan dekat dengan telinga, dan posisi kaki lurus dibelakan saat berada di udara. Untuk teknik awalan, tolakan, dan pendaratan sama dengan kedua teknik di atas.

Seperti halnya gaya jongkok, posisi ini memilki posisi tubuh yang lebih tegak. Pada gaya menggantung, kaki akan diayunkan ke depan dan ke belakang, begitupun lengan akan diayunkan ke depan dan ke belakang.

Saat mendarat, luruskan kaki ke depan dan mendarat dengan kedua tumit terlebih dahulu untuk menjaga keseimbangan.

Teknik Dasar Lompat Jauh

Adapaun teknik dasar yang harus diketahui sebelum mempraktekkannya. Berikut penjelasanya:

1. Awalan

Awalan lompat jauh dilakukan dengan berlari dengan kecepatan penuh dari garis start sampai ke papan tolakan.

2. Tolakan

Tolakan dalam lompat jauh dilakukan dengan cara menggunakan salah satu kaki terkuat yang dimiliki seorang atlet.

3. Melayang di Udara

Gerakan lompat jauh melayang di udara dapat dilakukan dengan tiga jenis, yaitu jpngkok, gantung, dan gaya berjalan.

4. Pendaratan

Untuk pendaratan dilakukan dengan mendaratkan kedua kaki secara bersamaan. (Gina Fujiariska)

Editor : Hafid Fuad

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1318 seconds [12]