MotoGP | Detail

Jatuh di Kualifikasi MotoGP San Marino, Quartararo Akui Terbawa Nafsu

Fitradian Dhimas Kurniawan
Minggu, 19 September 2021, 06:00 WIB
Jatuh di Kualifikasi MotoGP San Marino, Quartararo Akui Terbawa Nafsu
Pembalap tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo akui terbawa nafsu usai terjatuh pada sesi kualifikasi MotoGP San Marino 2021 (Foto: Reuters/Andrew Boyers)

MISANO - Pembalap tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo akui terbawa nafsu usai terjatuh pada sesi kualifikasi MotoGP San Marino 2021, Sabtu (19/9/2021). Akibatnya, pole position pun gagal didapatkan di Sirkuit Misano.

Padahal pembalap Prancis itu sempat menjadi yang tercepat pada awal kualifikasi. Sayang, dia kemudian malah disalip oleh pembalap Ducati Corse, Francesco Bagnaia yang mencatatkan waktu 1 menit 31,065 detik dan merebut pole position.

Tak terima, Quartararo kemudian berusaha untuk mengejar. Tetapi, dia justru membuat kesalahan dan akhirnya terjatuh. Dengan hasil itu, dia gagal memperbaiki waktunya dan harus puas berada di posisi ketiga.

Pembalap berusia 22 tahun itu mengakui jika ia terbawa nafsu untuk menang sehingga mulai mengambil sedikit risiko. Sayang, dia malah terjatuh akibat kesalahan saat kehilangan traksi usai terlambat dalam melakukan pengereman.

“Saya baik-baik saja setelah kecelakaan. Ketika menginginkan pole position, saya akan mencoba apa pun. Saya mengerem terlalu lambat di tikungan pertama,” kata Quartararo di rilis resmi Yamaha, Minggu (19/9/2021).

“Saya menginginkan pole position atau tidak sama sekali. Sayang, kali ini saya tak mendapatkannya. Tetapi, secara keseluruhan kualifikasinya sudah bagus. Saya sudah berusaha. Seperti biasa, tujuan utama adalah memulai balapan dari baris terdepan dan mendapatkannya,” ujarnya.

Walau demikian, setidaknya Quartararo tetap bisa tersenyum karena tetap berada di tiga besar dan berhak menempati baris terdepan. Dia mengaku siap untuk menjalani balapan dan bersaing merebut kemenangan di MotoGP San Marino 2021.

“Kecepatan kami sudah lebih baik, jika dibandingkan Aragon. Ketika itu, kami tak terlalu bagus. Saya pikir kami sudah bekerja dengan baik dan siap untuk balapan,” tutur Quartararo.

Editor : Coro Mountana

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.2122 seconds [12]