logo
Liga Indonesia | Detail

Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Dirut PT LIB: Saya Hormati Proses Hukum

Cikal Bintang Raissatria
Jum'at, 07 Oktober 2022, 05:00 WIB
Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Dirut PT LIB: Saya Hormati Proses Hukum
Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita (Foto: LIB)

MALANG – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo menetapkan Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita sebagai salah satu dari enam tersangka Tragedi Kanjuruhan. Menanggapi penetapan tersebut, Akhmad mengakui akan menghormati proses hukum yang berlaku.

Akhmad menjadi satu dari enam tersangka Tragedi Kanjuruhan. Dia diduga melanggar Pasal 359 dan 360 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan kematian atau luka berat dan Pasal 103 ayat 1 juncto Pasal 52 Undang-undang No 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

Kapolri menyebut Akhmad dianggap lalai terhadap sertifikasi dan verifikasi Stadion Kanjuruhan. Sebab, kandang Arema FC itu masih menggunakan hasil verifikasi tahun 2020 untuk kompetisi Liga 1 2022-2023.

Direktur PT Liga Indonesia Baru, Akhmad Hadian Lukita (Istimewa)
Direktur PT Liga Indonesia Baru, Akhmad Hadian Lukita (Istimewa)

“Saudara AHL, direktur utama PT LIB, di mana tadi sudah saya sampaikan yang bertanggung jawab setiap stadion memiliki sertifikasi layak fungsi. Namun, pada saat menunjuk stadion, persyaratan fungsinya belum tercukupi dan menggunakan hasil verifikasi tahun 2020,” jelas Listyo dalam konferensi pers di Malang, Kamis (6/10/2022) lalu.

Akhmad pun menanggapi keputusan tersebut dengan lapang dada. Pria kelahiran 1965 ini mengatakan akan menghormati proses hukum yang berlaku. Dirinya juga berharap jika insiden di Stadion Kanjuruhan sebagai peristiwa terakhir di sepak bola.

“Kami akan menghormati proses hukum yang berlaku dan akan mengikuti tahap-tahap proses yang akan dilalui berikutnya. Kami juga berharap peristiwa kemarin menjadi pelajaran berharga bagi semuanya,” ujar Akhmad dalam rilis PT LIB yang diterima MNC Portal Indonesia, Jumat (7/10/2022).

 

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.4214 seconds [13]