Balap Lainnya | Detail

Hina Marshal Mandalika, Kepala Divisi Operasional MGPA Dyan Dilato Resmi Dipecat

Edy Gustan
Selasa, 16 November 2021, 09:41 WIB
Hina Marshal Mandalika, Kepala Divisi Operasional MGPA Dyan Dilato Resmi Dipecat
Kepala Divisi Operasional MGPA, Dyan Dilato resmi dipecat (Foto: MNC Portal Indonesia)

MATARAM - Kepala Divisi Operasional MGPA, Dyan Dilato resmi dipecat setelah melontarkan pernyataan bersifat menghina staff Marshal di Sirkuit Madalika beberapa waktu lalu. Informasi tersebut dikabarkan dalam pesan elektronik, Selasa (16/11/2021). 

Dalam surat tersebut berisi pemberhentian Dyan Dilato dari MGPA. Direktur Utama ITDC, Abdulbar M Mansoer juga menyatakan permohonan maaf atas berita terkait pernyataan Dyan Dilato pada media online yang dinilai menyakiti masyarakat NTB, terutama Jagacala Tim Marshal lokal. 

“Mulai hari ini, Selasa 15 November 2021, dengan tegas kami sampaikan bahwa Dyan Dilato dipecat dari Perusahaan. Ke depan segala tindakannya sudah bukan menjadi tanggung jawab kami dan MGPA,” ujar Abdulbar dalam keterangannya. 

Sebelumnya, Dyan Dilato menyatakan hal bernada menghina saat menanggapi tentang persoalan marshal. Dia merendahkan kualitas marshal yang bertugas di Sirkuit Mandalika.

“Marshalnya katro semua, ndeso. Bukannya bertugas sebagai marshal, tapi malah pada nonton balap. Dan yang dipersoalkan bukan jumlah marshal, tapi kualitasnya,” ujar Dyan Dilato saat itu.

Perkataan Dyan itu lantas memicu perdebatan dan menarik perhatian banyak pihak. Abdul Bar dalam surat tersebut secara pribadi meminta maaf atas perkataan Dyan.

“Saya pribadi dan atas nama perusahaan mohon maaf sebesarnya atas berita tentang perkataan Dyan Dilato yang menyakiti masyarakat NTB terutama Jagacala tim marshal lokal,” ujarnya. 

Dia menilai apa yang dilakukan Dyan sangat tidak profesional dan menghina, apapun fakta di lapangan yang terjadi selama Final Race IATC minggu lalu.

“Semoga ke depan hubungan MGPA dan masyarakat semakin baik, dan kita semua berhasil menyelenggarakan IATC, WSBK dan MotoGP ,” papar Abdulbar.

Editor : Saliki Dwi Saputra

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.1518 seconds [12]