logo
Liga Indonesia | Detail

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 29 Juli 2022: Persib Bandung Didenda Rp200 Juta

Rifqi Herjoko
Senin, 01 Agustus 2022, 11:10 WIB
Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 29 Juli 2022: Persib Bandung Didenda Rp200 Juta
Pertandingan Bhayangkara FC vs Persib Bandung (Instagram)

JAKARTA – Dalam hasil sidang Komite Disiplin PSSI Juli 2022, Persib Bandung didenda. Sejumlah klub dijatuhkan sanksi karena terbukti melakukan pelanggaran. Adapun Persib Bandung merupakan klub dengan nominal denda terbanyak.

Informasi itu diketahui dari laman resmi PSSI. Adapun sanksi yang dijatuhkan bertujuan untuk membuat klub serta para suporter menjadi semakin disiplin saat pertandingan Liga 1 2022-2023 bergulir.

Klub ibukota, Persija Jakarta, tidak luput dari jatuhnya sanksi disiplin berupa denda. Persija didenda sebesar Rp50 juta karena terdapat suporter yang menyalakan flare di laga pembuka antara Bali United vs Persija Jakarta 23 Juli lalu.

Selain itu, PSS Sleman juga dijatuhi sanksi denda Rp50 juta karena terdapat pelemparan botol yang dilakukan oleh suporter mereka. Momen itu terjadi di laga pembuka antara PSS Sleman vs PSM Makassar pada 23 Juli 2022.

Menariknya, Persib Bandung menjadi klub yang dijatuhi sanksi denda dengan jumlah paling besar. Persib didenda Rp200 juta karena ulah suporter yang menyalakan flare dalam jumlah banyak. Momen itu terjadi di laga pekan pertama antara Bhayangkara FC vs Persib Bandung, 24 Juli lalu.

Dewa United dan Persita Tangerang juga dikenakan sanksi denda dengan nominal Rp50 juta. Pada kasus Dewa United, hukuman itu diberikan karena terdapat lima pemain yang mendapatkan kartu kuning. Sementara itu, Persita dihukum karena masalah flare yang dinyalakan suporter.

Dua pemain juga tidak luput dari hukuman, yakni Leo Guntara (Borneo FC) dan RIzky Dwi Febrianto (Arema FC). Leo terbukti melakukan serious foul play dan mendapatkan kartu merah langsung. Adapun hukuman yang diberikan adalah larangan bermain sebanyak dua laga dan denda sebesar Rp10 juta.

Sementara itu, Rizky Dwi Febrianto dianggap melanggar karena menghalangi tim lawan mencetak gol dan mendapatkan kartu merah langsung. Dia dihukum larangan bermain satu pertandingan dan denda sebesar Rp10 juta.

Editor : Coro Mountana

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1785 seconds [13]