logo
Ragam Lainnya | Detail

Harap Catat Peraturan Lompat Galah, Lengkap Pengertian dan Sejarahnya

Okta Novanto
Kamis, 08 September 2022, 17:18 WIB
Harap Catat Peraturan Lompat Galah, Lengkap Pengertian dan Sejarahnya
Atlet lompat galah Swedia, Michaela Meijer, sedang melakukan lompatan (Foto: REUTERS/Andrew Boyers).

JAKARTA - Peraturan lompat galah menjadi informasi yang paling banyak dicari bagi penikmat olahraga ini. Lompat galah merupakan olahraga yang termasuk dalam jenis atletik. Konsep dari olahraga ini adalah melompati mistar yang amat tinggi dengan bantuan alat berupa galah.

Penampilan atlet kerap kali membuat jantung penonton berdebar, pasalnya galah seolah hendak putus serta lompatannya pun amat tinggi.

Penasaran dengan peraturan lompat galah? Berikut informasinya telah sportstars rangkum dari berbagai sumber;

Atlet Lompat galah Kontingen Jawa Timur pecahkan rekor di PON XX Papua: Foto: Humas PPM/Fernando Rahawarin)

Peraturan Lompat Galah

Pengertian Lompat Galah

Lompat galah merupakan salah satu jenis olahraga atletik yang dilakukan dengan lompatan mencapai atau melewati ketinggian tertentu. Dalam lompatannya, atlet lompat galah diberi alat berupa galah untuk membantu agar mencapai titik yang dituju. Galah tersebut terbuat dari bahan logam, fiber, bambu atau tongkat kayu.

Sejarah Lompat Galah

Situs World Athletics menjelaskan bahwa lompat galah sudah ada sejak abad ke-16. Bahkan mereka mengatakan terdapat bukti yang menunjukan bahwa lompat galah sudah ada sejak zaman Yunani Kuno.

Secara era modern, lompat galah sudah eksis di Jerman sejak tahun 1850-an. Pada awal keberadaan olahraga atletik tersebut, galahnya masih menggunakan bambu.

Pada tahun 1940-an galah sudah bertransformasi menjadi berbahan baja. Seiring berjalannya waktu dengan berbagai pertimbangan, galah menjadi berbahan serat karbon pada 1950-an agar lebih lentur tetapi tetap kuat.

Lompat galah ternyata sudah menjadi bagian dari olahraga atletik sejak dalam gelaran Olimpiade 1896.

Peraturan Lompat Galah:

Lompat Galah (Sumber: Instagram)

  1. Berat badan setiap atlet dicek secara tepat kemudian dicatat dalam bentuk penilaian di samping nama peserta.
  2. Atlet hanya diperbolehkan melakukan percobaan sebanyak tiga kali.
  3. Atlet dieliminasi apabila tetap tidak berhasil setelah melakukan tiga kali percobaan.
  4. Sepanjang kompetisi, atlet dilarang menggunakan penambah berat buatan.
  5. Atlet dilarang menggunakan sepatu yang dapat memberikan keuntungan tersendiri selama kompetisi berjalan.
  6. Dilarang menggunakan perban di bagian jari-jarinya kecuali memang ada luka yang harus ditutupi.

Demikian informasi mengenai peraturan lompat galah lengkap dengan pengertian dan sejarahnya, semoga dapat bermanfaat bagi pembaca semua.

Editor : Hafid Fuad

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1601 seconds [12]