logo
Liga Inggris | Detail

Gara-Gara Chelsea Akali FFP, UEFA Bakal Batasi Durasi Kontrak Pemain

Fitradian Dhimas Kurniawan
Rabu, 25 Januari 2023, 16:30 WIB
Gara-Gara Chelsea Akali FFP, UEFA Bakal Batasi Durasi Kontrak Pemain
Kedatangan Mikhaylo Mudryk ke Chelsea membuka mata UEFA untuk batasi kontrak jangka panjang pemain.

NYON - Asosiasi Sepak bola Eropa (UEFA) akan membatasi durasi kontrak pemain agar tidak terlalu panjang. Langkah itu ditempuh UEFA gara-gara Chelsea mengakali Financial Fair Play (FFP) dengan kontrak jangka panjang.

Baru-baru ini, Chelsea memang mendatangkan banyak pemain baru. Menariknya, Chelsea memberi kontrak dengan durasi sangat panjang untuk pemain barunya.

Sebut saja Mikhaylo Mudryk, yang mendapat kontrak berdurasi delapan tahun, hingga 2031. Belum lagi pemain lainnya yang rata-rata mendapat kontrak di atas enam tahun.

Banyak yang berpendapat jika langkah ini merupakan celah yang ada di dalam FFP. Dengan kontrak berdurasi panjang, pemain pun mendapat gaji besar yang termasuk dalam durasi kontrak.

Seperti dikabarkan Caught Offside, Rabu (25/1/2023), hal tersebut rupanya membuat UEFA kesal. Oleh sebab itu, mereka dikabarkan bakal membatasi durasi kontrak pemain baru agar tidak terlalu panjang.

Nantinya, UEFA bakal membatasi kontrak maksimal berdurasi lima tahun. Ketentuan baru tersebut kabarnya bakal mulai dijalankan pada musim 2023-2024 mendatang.

Dengan begitu, Chelsea masih bisa lepas dari hukuman dan boleh memberi kontrak jangka panjang. Namun, hal tersebut tidak akan bisa diberikan pada musim depan.

Kontrak jangka panjang sendiri memang jarang diberikan oleh klub. Salah satu pemain yang pernah diberi kontrak panjang adalah Lionel Messi pada 2005 lalu, yang mendapat perpanjangan kontrak berdurasi sembilan tahun.
 

Editor : Coro Mountana

Follow Berita Sportstars di Google News

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1797 seconds [13]