Liga Inggris | Detail

Gara-Gara Akuisisi Newcastle, Liga Inggris Dikecam Amnesty Internasional 

Abdul Haris
Jum'at, 08 Oktober 2021, 14:32 WIB
Gara-Gara Akuisisi Newcastle, Liga Inggris Dikecam Amnesty Internasional 
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) menjadi bos baru Newcastle United. (Foto: REUTERS)

NEWCASTLE Liga Inggris dikecam Amnesty Internasional karena mengizinkan akuisisi Newcastle United oleh Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed Bin Saman (MBS), Kamis (7/10/2021). 

Melalui Public Invesment Fund yang dipimpinnya, MBS membayar 300 juta poundsterling (Rp5,8 triliun) untuk mengambil alih 80 persen kepemilikan Newcastle. 

Kabar tersebut membuat Amnesty Internasional murka. Sebab, MBS dianggap menjadi dalang di balik pembunuhan Jamal Khashoggi, jurnalis Arab Saudi yang sering mengkritik pemerintahan negaranya, pada 2018.

Organisasi hak asasi manusia (HAM) itu menyebut, kesepakatan itu adalah upaya MBS membersihkan namanya dalam kasus Khashoggi. 

“Karena membiarkan mereka yang terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia yang serius masuk ke sepak bola Inggris hanya karena mereka memiliki kantong tebal, kami mendesak Liga Inggris untuk mengubah uji kelayakan pemilik dan direktur mereka untuk mengatasi masalah hak asasi manusia,” ujar CEO Amnesty Internasional, Sacha Deshmukh, dikutip The Sun, Jumat (8/10/2021). 

Amnesty Internasional juga menyayangkan tak munculnya ungkapan HAM dalam tes pemilik dan direktur tersebut. Padahal sepak bola Inggris seharusnya mengikuti standar FIFA.

"Seperti halnya Formula 1, tinju elite, golf atau tenis, asosiasi dengan sepak bola papan atas adalah cara yang sangat menarik untuk mengubah citra negara atau orang dengan reputasi yang ternoda,” ucap Deshmukh. 

“Liga Inggris perlu lebih memahami dinamika pencucian olahraga dan memperketat aturan kepemilikannya,” katanya. 
 

Editor : Maruf

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.6845 seconds [12]