logo
MotoGP | Detail

Gagal Menang di Aragon, Bagnaia Merasa Terbantu dengan Insiden Quartararo

Andhika Khoirul Huda
Senin, 19 September 2022, 11:15 WIB
Gagal Menang di Aragon, Bagnaia Merasa Terbantu dengan Insiden Quartararo
Pembalap Ducati Lenovo, Farncesco Bagnaia (REUTERS)

ARAGON – Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) mengaku puas meski gagal menang di MotoGP Aragon 2022. Bagnaia juga merasa terbantu dengan insiden Fabio Quartararo yang membuatnya bisa memangkas jarak cukup banyak dengan rider asal Prancis itu.

Melaju di Sirkuit Aragon, Minggu (18/9/2022) malam WIB, Pecco –sapaan Bagnaia- mengawali balapan dengan baik dari posisi terdepan. Meski sempat tersalip, dia mampu mengambil alih tempatnya lagi ketika memasuki lap kelima.

Sayangnya, pembalap asal Italia itu tersalip oleh rekan setimnya tahun depan, Enea Bastianini, di lap terakhir. Alhasil, dia harus puas hanya mendapat podium kedua dari Aragon usai berselisih 0,045 detik saja dari rider Ducati Gresini itu.

Kendati demikian, pembalap berusia 25 tahun itu tetap senang meski gagal meraih kemenangan kelima berturut-turutnya. Sebab menurutnya, yang lebih utama adalah bisa memangkas jarak dengan rival perebutan gelar juaranya musim ini,  El Diablo –julukan Quartararo, yang gagal finis di Aragon usai mengalami kecelakaan mengerikan pada lap pertama usai menabrak Marc Marquez.

"Itu (podium kedua) tidak apa-apa untuk saya karena saya sudah melakukan yang terbaik. Sepanjang balapan saya berusaha untuk tidak membuat kesalahan,” kata Bagnaia dilansir dari Speedweek, Senin (19/9/2022).

“Ketika dia (Bastianini) melewati saya di lap terakhir, saya memutuskan untuk tidak melakukan serangan balik. Lebih penting mengambil kesempatan dan mengumpulkan banyak poin dari kesalahan Fabio,” imbuhnya.

 

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1650 seconds [12]