logo
MotoGP | Detail

Francesco Bagnaia Nilai MotoGP Aragon 2022 Seharusnya Dihentikan Sejenak

Fitradian Dhimas Kurniawan
Selasa, 20 September 2022, 05:16 WIB
Francesco Bagnaia Nilai MotoGP Aragon 2022 Seharusnya Dihentikan Sejenak
Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) memakai helm sebelum balapan MotoGP Aragon 2022 berlangsung (Foto: MotoGP)

ALCANIZ - Francesco Bagnaia merasa seharusnya bendera merah berkibar pada MotoGP Aragon 2022, Minggu (18/9/2022) malam WIB. Pembalap tim Ducati Lenovo itu menilai situasi di Sirkuit Motorland Aragon, Alcaniz, Spanyol, cukup berbahaya.

Dalam balapan yang digelar Minggu (18/9/2022) itu, Pecco sanggup mengamankan posisi kedua saat finis. Dia hanya berselisih 0,045 detik saja dari sang pemenang, Enea Bastianini, yang menyalipnya pada lap terakhir.

Namun, balapan ke-15 MotoGP 2022 diwarnai insiden kecelakaan parah yang melibatkan tiga pembalap, yakni Marc Marquez, Fabio Quartararo, dan Takaaki Nakagami, di lap pertama. El Diablo gagal finis usai menabrak Marquez dari belakang selepas tikungan tiga.

Marc Marquez (Repsol Honda) dan Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) bersenggolan pada MotoGP Aragon 2022 (Foto: MotoGP)
Marc Marquez (Repsol Honda) dan Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) bersenggolan pada MotoGP Aragon 2022 (Foto: MotoGP)

Bagnaia yang mengetahui hal itu, merasa Quartararo berusaha memperbaiki posisinya. Sayangnya, pembalap asal Prancis itu justru tak berkutik saat berada di belakang Marquez.

“Saya pikir Fabio ingin segera memperbaiki posisinya. Sementara Marc kehilangan kendali ban belakangnya, ketika Fabio begitu dekat. Kejadian itu terlihat buruk,” kata Bagnaia, dikutip dari GPOne, Selasa (20/9/2022).

Hanya saja, Bagnaia merasa seharusnya balapan dihentikan sejenak. Pembalap berpaspor Italia itu melihat terlalu banyak serpihan motor yang berceceran di lintasan, terutama sekitar tikungan tiga. 

 

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1746 seconds [12]