Ragam Lainnya | Detail

Fokus LADI di Tahun 2022: Selesaikan Test Distribution Plan

Tim Sportstars
Senin, 10 Januari 2022, 19:15 WIB
Fokus LADI di Tahun 2022: Selesaikan <i>Test Distribution Plan</i>
Raja Sapta Oktohari (FOTO: NOC Indonesia).

JAKARTA - Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) tengah fokus menyelesaikan test distribution plan (TDP) 2022. Hal ini dibutuhkan agar peninjauan sanksi Badan Anti-Doping Dunia (WADA) terhadap LADI dapat dilakukan pada kuartal pertama tahun ini.

Wakil Ketua LADI, Rheza Maulana yang juga menjabat sebagai anggota Gugus Tugas Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA menjelaskan TDP 2022 berbeda dari biasanya. 

Berdasarkan asistensi Asosiasi Anti-Doping Jepang (JADA) terhadap LADI, TDP  bukan sekadar perencaan in competition testing (ICT) dan out of competition testing (OCT) semata, tetapi juga mencakup risk assessment hingga Technical Document for Sport Specific Analysis (TDSSA).

“Kami tengah merampungkan TDP 2022 sesuai standarisasi WADA. Kami aktif berkomunikasi ke federasi olahraga nasional untuk menanyakan informasi seperti siapa atlet elite di level internasional, nasional, hingga regional. Peringkat ranking mereka, termasuk rencana pelatnas cabang olahraga tersebut,” ujar Rheza usai melaporkan progres LADI kepada Ketua Gugus Tugas, ex-officio Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari

Koordinasi dilakukan untuk 17 federasi olahraga nasional. Penentuannya merujuk kepada cabang olahraga yang telah ditetapkan WADA, di antaranya, atletik, renang, senam, bulu tangkis, angkat besi, balap sepeda, dan panjat tebing. 

“Jadi memang tidak semuanya, tetapi lebih ke cabang olahraga yang dikategorikan memerlukan endurance. Data-data yang diminta sangat terperinci, seperti risiko atlet (mengonsumsi suplemen) hingga riwayat atlet itu sendiri. Selama ini LADI belum pernah menyerahkan TDP dengan formula detail seperti ini,” kata Rheza. 

Ia optimistis peninjauan sanksi WADA terhadap LADI dapat dilakukan di kuartal pertama tahun ini. Terlebih mayoritas pending matters sudah berhasil dirampungkan LADI. Bahkan, kata Rheza, LADI juga sudah berperan aktif melaksanakan fungsi dan tugasnya sebagai NADO, baik secara internal dan eksternal. 

 

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.1095 seconds [12]