logo
Bola Lainnya | Detail

FIFA Kabarnya Izinkan Atribut Pelangi Masuk ke Dalam Stadion Piala Dunia 2022

Basudiwa Supraja
Jum'at, 25 November 2022, 08:55 WIB
FIFA Kabarnya Izinkan Atribut Pelangi Masuk ke Dalam Stadion Piala Dunia 2022
Nancy Faeser mengenakan ban kapten pelangi (Foto: REUTERS)

DOHA - Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) dilaporkan telah memberikan lampu hijau kepada para suporter yang ingin masuk ke stadion dengan mengenakan atribut pelangi. Menurut laporan Mirror, hal itu juga telah mendapat restu dari sang tuan rumah, Qatar.

Namun tidak diketahui apakah izin itu juga termasuk dengan ban kapten 'One Love' berwarna pelangi LGBTQ yang dipakai pemain. Mengingat FIFA sebelumnya dengan tegas menyatakan akan mengganjar kartu kuning kepada pemain yang 'ngeyel' dan tidak segan untuk menjatuhi denda kepada timnas yang bersangkutan.

Semenjak aturan itu diterapkan, tidak ada pemain yang berani mengenakan ban pelangi LGBTQ tersebut secara terang-terangan termasuk Manuel Neuer. Kiper Timnas Jerman itu hanya bisa mengenakan ban kapten 'One Love' hitam karena tertahan larangan warna pelangi itu. 

Menariknya, sejumlah tokoh di luar lapangan justru secara percaya diri mengenakan ban kapten pelangi LGBTQ. Bermula dari presenter kondang asal Inggris Alex Scott, yang menampilkan ban pelangi tersebut saat siaran pinggir lapangan di stasiun Tv BBC pada Senin (21/11/2022).

Momen tersebut terjadi saat Inggris menghadapi Iran. Aksi itu sekaligus menggantikan niat Harry Kane yang sebelumnya bertekad untuk mengenakan ban kapten tersebut.

Begitu pula dengan Menteri Dalam Negeri Jerman Nancy Faeser, yang bahkan secara pede memakai ban kapten pelangi di depan Presiden FIFA, Gianni Infantino. Feaser justru duduk bersebelahan dengan Infantino selama pertandingan Jerman vs Jepang, Rabu (23/11/2022).

Selain itu juga sempat viral di media sosial ketika mantan kapten Timnas Wanita Wales Laura McAllister, ditolak masuk ke dalam stadion lantaran mengenakan topi pelangi. Isu LGBTQ sejatinya telah dengan tegas ditolak oleg Qatar karena tidak sesuai dengan prinsip mereka.

Namun nyatanya banyak pencinta sepak bola dunia yang dinilai tidak menghargai tuan rumah Piala Dunia 2022. Alasan mereka tidak lain karena Hak Asasi Manusia (HAM). Lantas HAM siapa yang seharusnya diutamakan?

"FIFA telah memberi tahu semua negara yang berpartisipasi di Piala Dunia 2022 Qatar bahwa bendera pelangi dan merchandise bertema serupa tidak akan dilarang selama pertandingan putaran berikutnya," bunyi keterangan Mirror, Kamis (24/11/2022).

Editor : Furqon Al Fauzi

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.3733 seconds [13]