logo
F1 | Detail

Ferrari Curiga Balapan Charles Leclerc Berantakan Gara-Gara Sobekan Visor Helm Max Verstappen

Wikanto Arungbudoyo
Senin, 29 Agustus 2022, 12:22 WIB
Ferrari Curiga Balapan Charles Leclerc Berantakan Gara-Gara Sobekan Visor Helm Max Verstappen
Pembalap Scuderia Ferrari, Charles Leclerc, bersiap mengikuti balapan F1 GP Belgia 2022 (Foto: Reuters/Stephane Mahe)

STAVELOT – Lomba F1 GP Belgia 2022 menjadi mimpi buruk lain bagi Charles Leclerc. Prinsipal tim Scuderia Ferrari, Mattia Binotto, curiga pembalapnya itu terganggu oleh sobekan visor dari helm Max Verstappen

Memulai balapan dari posisi 16, Leclerc sebetulnya bisa melesat pada putaran pertama. Namun, dia harus masuk pit stop pada putaran ketiga karena masalah dengan ban depan kanan. Ferrari melihat adanya bekas sobekan visor helm yang tersangkut.

Sobekan helm itu membuat sensor kecepatan di mobil Leclerc rusak. Akibatnya, pembalap asal Monaco tersebut melanggar batas kecepatan di pit lane Sirkuit Spa-Francorchamps, Stavelot. Pada akhirnya, dia dikenai penalti tambahan waktu lima detik.

Charles Leclerc tak bisa membalap dengan maksimal pada F1 GP Belgia 2022 karena sensor mobilnya rusak (Foto: Scuderia Ferrari)
Charles Leclerc tak bisa membalap dengan maksimal pada F1 GP Belgia 2022 karena sensor mobilnya rusak (Foto: Scuderia Ferrari)

Binotto curiga rusaknya sensor tersebut akibat sobekan visor helm dari Verstappen. Kebetulan, sebelum masuk pit, Leclerc melaju di belakang pembalap berpaspor Belanda tersebut.

“Kami tidak bisa menggunakan sensor untuk mengukur kecepatan karena rusak ketika kepanasan (overheating) di bagian depan kanan setelah terkena sobekan visor helm Max,” urai Binotto, dilansir dari Crash, Senin (29/8/2022).

Verstappen sendiri mengaku baru tahu gangguan yang dialami Leclerc usai balapan. Itu pun, dia mendapat informasi dari pembalap Carlos Sainz Jr yang juga membalap untuk Ferrari. The Dutch Devil berharap sobekan visor helm itu bukan berasal darinya.

 

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1633 seconds [12]