Ragam Lainnya | Detail

Federasi Akuatik Larang Perenang Transgender Berpartisipasi di Nomor Putri

Fitradian Dhimas Kurniawan
Selasa, 21 Juni 2022, 16:45 WIB
Federasi Akuatik Larang Perenang Transgender Berpartisipasi di Nomor Putri
Cabang Olahraga Renang Nomor Putri (Foto: Reuters)

BUDAPEST - Hadirnya sejumlah atlet transgender di beberapa cabang olahraga (cabor) sempat menimbulkan polemik. Kondisi ini pada akhirnya mendorong Federasi Olahraga Akuatik Internasional (FINA) untuk membuat peraturan tegas.

FINA secara resmi mengumumkan keputusan untuk melarang perenang transgender untuk berpartisipasi di kompetisi putri. Hal itu dianggap tidak adil bagi perenang putri.

Sebelumnya, terdengar wacana seorang perenang transgender yang ingin mengikuti Olimpiade. Dia adalah perenang muda Amerika Serikat, Lia Thomas, yang mengubah kelaminnya dari laki-laki menjadi perempuan.

Tak ayal, sejumlah suara protes pun dikumandangkan. Pasalnya, perenang seperti Thomas cenderung memiliki kekuatan selayaknya laki-laki dan berpeluang menang jika mengikuti Olimpiade.

Oleh sebab itu, FINA mengumumkan pelarangan perenang transgender untuk mengikuti kompetisi putri papan atas. Pengecualian dibuat jika kelamin berubah sebelum berumur 12 tahun.

Jika seorang perenang berganti kelamin setelah usia 12 tahun, maka individu bersangkutan dilarang tampil di ajang yang diadakan FINA. Jubir FINA James Pearce, menilai hal itu demi menjaga keadilan di antara para perenang.

 

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1444 seconds [12]