logo
F1 | Detail

Fans Bakar Merchandise Lewis Hamilton, Max Verstappen: Itu Menjijikan!

Andhika Khoirul Huda
Senin, 01 Agustus 2022, 15:00 WIB
Fans Bakar Merchandise Lewis Hamilton, Max Verstappen: Itu Menjijikan!
Max Verstappen (Red Bull Racing) melambaikan tangan di depan rivalnya Lewis Hamilton (Mercedes AMG Petronas) (Foto: Reuters/Florion Goga)

BUDAPEST – Pembalap Red Bull Max Verstappen, mengecam kelakuan sejumlah penggemarnya yang membakar merchandise bertuliskan nama sang rival Lewis Hamilton. Menurutnya, perilaku tersebut sangatlah menjijikan.

Verstappen dan Hamilton memang terlibat dalam perburuan gelar juara F1 yang cukup panas pada musim lalu. Keduanya sering terlibat dalam insiden satu sama lain dan penentuan gelar dalam balapan terakhir yang dimenangkan Verstappen dengan kontroversial di Abu Dhabi semakin memanaskan rivalitas keduanya.

Di luar sirkuit, para penggemar kedua juara F1 tersebut juga terlibat dalam perseteruan yang tak kalah heboh. Mereka saling mencemooh pembalap rival masing-masing ketika sang pembalap Belanda mentas di Silverstone musim ini dan Hamilton juga mengalami hal yang sama tahun lalu saat balapan di Zandvoort.

Pada akhir pekan ini di tengah berlangsungnya F1 GP Hungaria 2022, beredar video pembakaran merchandise Hamilton di media sosial. Hal itu dilakukan oleh Orange Army –sebutan fans Verstappen.

Verstappen pun mengecam kelakuan tidak terhormat para penggemarnya itu kepada Hamilton. Menurutnya, mereka melakukan sesuatu yang menjijikan.

"Itu tentu saja tidak dapat diterima," kata Verstappen dilansir dari Reuters, Senin (1/8/2022). "Orang-orang ini, saya pasti tidak setuju dengan (pembakaran) itu karena itu menjijikkan,” ia menambahkan.

Tentu saja, insiden tersebut semakin memperburuk nama para penggemar Verstappen. Sebelumnya, dalam GP Austria 2022, yang merupakan kandang dari Red Bull, mereka melakukaan pelecehan kepada wanita dalam kondisi mabuk.

Lalu, mereka juga menyanyikan yel-yel yang meledek homophobia. Parahnya lagi, mereka juga melontarkan nyanyian-nyanyian bernada rasisme yang menjurus pada Hamilton.

Dengan kecaman dari Verstappen tersebut, mari kita tunggu apakah Orange Army bakal memperbaiki kelakuan mereka atau tidak. Mereka bisa membuktikannya dalam balapan selanjutnya di Belgia, yang merupakan tempat kelahiran pembalap berusia 24 tahun itu dan juga balapan berikutnya di Zandvoort, yang merupakan kandang Verstappen.
 

Editor : Furqon Al Fauzi

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.2041 seconds [12]