Liga Indonesia | Detail

Fakta Persib Bandung Musim Ini, Selalu Kalah dari Tim Besar

Annisa Nurinsani
Jum'at, 14 Januari 2022, 13:17 WIB
Fakta Persib Bandung Musim Ini, Selalu Kalah dari Tim Besar
Skuat Persib Bandung saat berlatih pada Rabu (10/11/2021). (Official Persib)

BANDUNG - Perjalanan Persib Bandung di Liga 1 2021-2022 dipenuhi inkonsistensi sejak awal musim hingga laga ke-19 lawan Bali United. Yang paling mencolok, Persib musim ini selalu kalah dari tim besar.

Pada putaran pertama, Persib tiga kali kalah yakni dari Persija Jakarta, Arema FC, dan Persebaya Surabaya. Sedangkan di putaran kedua, Persib baru saja menelan kekalahan dari Bali United dengan skor 0-1. Berikut ini catatan perjalanan Persib yang selalu kalah oleh tim besar.

Rekor Tak Terkalahkan Dihancurkan Persija
Persib Bandung memulai Liga 1 2021-2022 dengan ketidakstabilan. Namun perlahan mereka bangkit dan tak terkalahkan dalam 11 laga awal putaran pertama. Rinciannya, tujuh kali menang dan empat kali imbang. 

Ini jadi catatan apik tersendiri bagi Maung Bandung meski secara permainan kurang meyakinkan. Namun, rekor tersebut akhirnya tak bisa berlanjut karena dihancurkan musuh bebuyutan Persija Jakarta. Persib kalah 0-1 dari tim berjuluk 'Macan Kemayoran' tersebut. 

Striker asal Kroasia Marko Simic jadi jadi penentu kemenangan lewat gol tunggalnya dalam laga tersebut. Salah satu keluhan yang kerap diungkapkan pelatih Robert Alberts adalah tendangan bebas yang dibuat Marc Klok harusnya tak dianulir. Itu karena dari hasil tayangan televisi bola terlihat sudah masuk ke gawang. Tapi, wasit yang memimpin laga tak menganggap itu gol.

Sempat Bangkit, Digasak Arema
Usai kalah dari Persija, Persib mengamuk. Tampil melawan Persiraja Banda Aceh yang berstatus tim papan bawah, Persib berpesta dengan skor 4-0. Namun, Persib kembali terpuruk di laga berikutnya melawan Arema FC.  

Persib menuai kekalahan keduanya musim ini dengan skor 0-1 berkat gol tunggal Dendi Santoso. Alasan yang berkali-kali diungkapkan Robert, dalam laga ini Persib harusnya mendapat penalti. Tapi, wasit tak memberikannya.

Klub berjuluk 'Maung Bandung' kembali bangkit usai ditekuk Arema. Meski tampil dengan permainan kurang meyakinkan, Persib bisa menang 1-0 atas Madura United di laga berikutnya.

Namun, lagi-lagi Persib tersungkur. Secara mengejutkan, Persib kalah 0-3 oleh Persebaya Surabaya. Padahal, babak pertama begitu dikuasai Persib. Akan tetapi, di babak kedua permainan tim menurun.

Dampaknya, Persebaya yang melancarkan tiga serangan berhasil membuat tiga-tiganya menjadi gol. Ini membuktikan bahwa efektivitas permainan jadi milik Persebaya. Sedangkan penguasan bola yang apik tak membuat Persib keluar sebagai pemenang karena mandul dalam mencetak gol.

Stefano Lilipaly yang Mengubur Mimpi
Setelah dikalahkan Persebaya, Persib kembali akrab dengan kemenangan meski secara permainan masih kurang meyakinkan. Persib menutup putaran pertama dengan mengalahkan Persik Kediri.

Selanjutnya, di laga perdana putaran kedua kontra Persita Tangerang, Persib juga bisa menang dengan skor 1-0. Duel kontra Persik dan Persita ini dilalui dengan sangat kerepotan.

Namun, kekalahan keempat musim ini kembali datang yang diberikan Bali United. Tim berjuluk 'Serdadu Tridatu' mengalahkan Persib lewat gol hasil tandukan Stefano Lilipaly.

Keluhan atas kinerja wasit kembali diutarakan Robert Alberts. Namun, terlepas dari itu, dia akhirnya mengakui timnya pantas kalah dan mengucapkan selamat kepada Bali United.

"Kita bisa mendapatkan kesempatan (mencetak gol) ketika Beckham mendapatkan pelanggaran dan itu bisa jadi penalti. Tapi, semua sudah selesai, selamat untuk Bali yang memenangkan pertandingan," kata Robert.

Kini, Persib harus rela ada di posisi kedua klasemen sementara. Persib gagal kembali ke posisi puncak yang dikudeta Arema FC dengan koleksi 40 poin. Sedangkan Persib mengantongi 37 poin, sama dengan torehan Bhayangkara FC di peringkat ketiga.

Selanjutnya, Persib akan menjalani duel selanjutnya kontra Borneo FC. Duel ini bakal digelar di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, 18 Januari 2022. 

Editor : Furqon Al Fauzi

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.1277 seconds [12]