MotoGP | Detail

Fabio Quartararo Pernah Sakit Hati Diejek Gara-Gara Berat Badannya

Quadiliba Al-Farabi
Rabu, 12 Januari 2022, 18:38 WIB
Fabio Quartararo Pernah Sakit Hati Diejek Gara-Gara Berat Badannya
Fabio Quartararo rajin berlatih fisik demi menjaga berat badannya (Foto: Instagram/@fabioquartararo20)

ANDORRA - Fabio Quartararo ternyata pernah diejek gara-gara berat badannya. Hal itu diungkapkan El Diablo dalam sebuah wawancara belum lama ini. 

Nama Quartararo mulai dielu-elukan pencinta balap motor usai keluar sebagai juara dunia MotoGP 2021. Pembalap Monster Energy Yamaha itu tampil sebagai kampiun setelah mencatatkan lima kemenangan dan 10 podium dari 18 seri. 

Di usia yang baru menginjak 22 tahun, gelar tersebut tentu berarti buat seorang Quartararo. Kehidupannya pun terlihat begitu indah. Selain gelar juara, dia memiliki koleksi mobil mewah di garasi rumahnya. 

Namun, ada satu hal yang selalu diingat oleh Quartararo. Pembalap berpaspor Prancis itu kerap tidak percaya diri karena tubuhnya yang terlihat kurus. Dia mengaku pernah sakit hati membaca komentar di media sosial, yang menyuruhnya menambah massa otot. 

Fabio Quartararo keluar sebagai juara dunia MotoGP 2021 (Foto: Yamaha MotoGP)
Fabio Quartararo keluar sebagai juara dunia MotoGP 2021 (Foto: Yamaha MotoGP)

“Saya menimbang diri saya setiap hari, saya cenderung menambah berat badan," buka Quartararo, mengutip dari Corse di Moto, Rabu (12/1/2022). 

"Ketika saya memenangkan gelar, saya teringat kembali ke tahun-tahun ketika tidak ada yang percaya pada saya, komentar-komentar di Instagram setelah musim yang buruk," lanjut pembalap kelahiran Nice tersebut. 

“Itu adalah foto saya di pantai bersama teman-teman, dan orang-orang berkata 'Berolahragalah daripada pergi ke pantai.' Itu menyakitkan buat saya, karena saya telah memberikan segalanya,” tandas pembalap bernomor motor 20. 

Memang, sebelum Fabio Quartararo juara dunia MotoGP 2021, dia menjalani musim yang tak terlalu baik. Pada MotoGP 2020, Quartararo hanya finis di posisi delapan klasemen akhir, sekalipun mengoleksi tiga kemenangan. 

Editor : Wikanto Arungbudoyo

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.1197 seconds [12]