logo
MotoGP | Detail

Fabio Quartararo Dihukum Long Lap Penalty, Aleix Espargaro Justru Pasang Badan

Maulana Yusuf
Jum'at, 05 Agustus 2022, 21:34 WIB
Fabio Quartararo Dihukum <i>Long Lap Penalty</i>, Aleix Espargaro Justru Pasang Badan
Fabio Quartararo menyenggol Aleix Espargaro di tikungan lima pada putaran keempat MotoGP Belanda 2022 (Foto: Twitter/@MotoGP)

SILVERSTONE - Aleix Espargaro menganggap hukuman long lap penalty yang dijatuhkan terhadap Fabio Quartararo tidak adil. Pembalap Aprilia Racing Team itu lantas pasang badan untuk El Diablo.

Sebagaimana diketahui, MotoGP 2022 kini memasuki putaran ke-12. Pekan ini balapan bertajuk MotoGP Inggris 2022 berlangsung di Sirkuit Silverstone.

Sebelumnya, Quartararo harus mendapat hukuman long lap penalty gara-gara menyenggol Espargaro di tikungan lima Sirkuit TT Assen pada MotoGP Belanda 2022, Juni silam. Karena gagal finis, pembalap tim Monster Energy Yamaha itu harus menjalani hukuman di Silverstone.

Menurut Espargaro, Quartararo tidak seharusnya mendapatkan hukuman long lap penalty. Sebab, dia paham betul koleganya itu tidak sengaja menabrak. Pembalap asal Spanyol itu malah menyoroti kinerja Race Director yang justru tidak pernah menghukum aksi yang lebih berbahaya. 

"Saya setuju dengan Fabio dia tidak mengerti hukuman yang diterimanya. Ada beberapa contoh di mana pembalap secara signifikan lebih agresif (melakukan pelanggaran) daripada Fabio dalam kasus ini, tetapi mereka tidak dihukum,” cetus Espargaro, dilansir dari Speedweek, Jumat (5/8/2022). 

“Semua pembalap di Safety Commission berusaha memahami kriteria yang menjadi dasar hukuman yang diberikan," tegas pembalap berusia 33 tahun tersebut. 

"Jika Anda mendistribusikan hukuman suatu hari dan kemudian tidak pada hari berikutnya, sulit untuk dipahami,” cibir pembalap bernomor motor 41 itu. 

Apapun pembelaannya, hukuman untuk Quartararo tetap berlaku. Pembalap berpaspor Prancis itu harus menjalani hukuman long lap penalty dalam jangka waktu empat putaran pertama saat lomba Minggu (7/8/2022) malam WIB. 

Editor : Wikanto Arungbudoyo

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1683 seconds [12]