Sportainment | Detail

EA Sports Pisah dengan FIFA Setelah Hampir 30 Tahun, Nama Game Berubah

Basudiwa Supraja
Rabu, 11 Mei 2022, 15:15 WIB
EA Sports Pisah dengan FIFA Setelah Hampir 30 Tahun, Nama Game Berubah
EA Sports resmi mengakhiri kerjasama dengan FIFA.

ELECTRONIC Arts (EA) Sports dilaporkan telah memutus kerja sama mereka dengan FIFA. Hal itu dikarenakan keduanya tidak saling menemukan jalan keluar dari proses negosiasi yang telah berlangsung.

Para penggemar video game EA Sports FIFA kini harus terbiasa dengan nama baru, EA Sports FC. Namun para penikmat setia game sepak bola tersohor itu tidak perlu khawatir lantaran pola permainan tak banyak berubah.

Mayoritas pemain bintang dan klub ternama tetap dapat dimainkan. Pasalnya lisensi tersebut dikabarkan telah terpisah. Namun Piala Dunia dan sejumlah kompetisi lain yang di bawah naungan FIFA secara utuh tidak disertakan.

EA Sports dan FIFA telah menjalin kerja sama selama hampir tiga dekade atau 30 tahun lamanya. Hubungan tersebut kini harus putus karena negosiasi yang alot.

Diketahui FIFA meminta bayaran dua kali lipat dari sebelumnya. Melansir dari SI, EA Sports menyumbangkan dana ke FIFA sebesar 150 juta US Dollar (Rp2,1 triliun) per tahun.

EA Sports sendiri dikabarkan memiliki keuntungan lebih dari 20 miliar US Dollar (Rp290 triliun) dalam dua dekade terakhir. Tercatat sudah ada lebih dari 150 juta pegiat video game tersebut.

Mengemban nama FIFA dalam video game membuat EA Sports seakan harus tunduk di bawah ketiak federasi dunia tersebut. Hal itu lantas membuat mereka nekat menantang berdiri mandiri menuju rancangan teknologi video game dengan kualitas tertinggi.

Gareth Sutcliffe, selaku analis senior video game Ender Analysis mengatakan pihak EA Sports memiliki konsekuensinya tersendiri jika memutus kerja sama dengan FIFA. Namun dia juga menilai FIFA perlu segera mencari inang baru untuk tampil menyaingi perusahaan game terbaik di dunia itu.

“Jika Anda memutuskan hubungan yang telah berlangsung selama 20 tahun, akan ada konsekuensinya,” ungkap Gareth Sutcliffe, dikutip dari SI, Rabu (11/5/2022).

“EA akan terus melanjutkan: Mereka memiliki semua kecerdasan teknologi, implementasi kreatif dari permainan sepak bola yang benar-benar fantastis dan itu benar-benar fantastis. Tapi apa yang dimiliki FIFA? Nama mereka. Lalu apa?”pungkasnya.
 

Editor : Furqon Al Fauzi

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1535 seconds [12]