Balap Lainnya | Detail

Dyan Dilato Klarifikasi Soal Pemecatan dan Hinaan Terhadap Marshal

Edy Gustan
Selasa, 16 November 2021, 19:36 WIB
Dyan Dilato Klarifikasi Soal Pemecatan dan Hinaan Terhadap Marshal
Kepala Divisi Operasional MGPA, Dyan Dilato resmi dipecat (Foto: MNC Portal Indonesia)

MATARAM- Mantan Kepala Divisi Operasional MGPA Dyan Dilato membantah menerima surat pemecatan dari ITDC. Meskipun dia membenarkan sudah mengirim surat pengundurkan diri ke MGPA sejak (15/11/2021) kemarin.

Dyan menyayangkan pemberitaan menyangkut keberadaan Marshal dan sebagainya. “Saya Dyan Dilato tidak pernah membuat pernyataan apapun ke seluruh media khususnya Klik Mataram mengenai Balap ATC tentang Marshall,” ujar Dyan kepada wartawan di Mataram (16/11/2021).

Mengenai tulisan tersebut, kata Dyan hanya candaan via WA kepada teman. Bukan secara resmi. Apalagi membawa nama MGPA. Secara kode etik wartawan, dia meminta wartawan untuk mengecek isi berita sebelum disebarkan. “Karena ini dapat membuat pencemaran nama baik dan meresahkan masyarakat,” Dyan Dilato menambahkan.

Kendati demikian, Dyan Dilalto meminta maaf kepada semua pihak atas kesalahan pemahaman tersebut. Sebelumnya, Direktur Utama ITDC Abdulbar M Mansoer menyatakan permohonan maaf atas berita tentang perkataan Dyan Dilato pada media online yang dinilai menyakiti masyarakat NTB terutama Jagacala Tim Marshal lokal.

“Mulai hari ini, Selasa 15 November 2021, dengan tegas kami sampaikan bahwa Dyan Dilato dipecat dari Perusahaan. Ke depan segala tindakannya sudah bukan menjadi tanggung jawab kami dan MGPA,” ujar Abdulbar dalam keterangannya yang tersebar disejumlah Group WA di Mataram.

Sebelumnya, Dyan Dilato menyatakan hal bernada menghina saat menanggapi tentang persoalan Marshal. Dikutip dari Mobilinanewa.com, Dylan menyebut Marshal yang bertugas pada ajang IACT katrok semua.

“Marshallnya katro semua, ndeso. Bukannya bertugas sebagai marshall, tapi malah pada nonton balap. Dan yang dipersoalkan bukan jumlah marshall, tapi kualitasnya,” ujar Dyan Dilato.

Perkataan Dyan itu pun memicu perdebatan dan menarik perhatian banyak pihak. Abdul Bar dalam surat tersebut secara pribadi meminta maaf atas perkataan Dyan.

“Saya pribadi dan atas nama perusahaan mohon maaf sebesarnya atas berita tentang perkataan Dyan Dilato yang menyakiti masyarakat NTB terutama Jagacala tim marshal lokal,” ujarnya.

Dia menilai apa yang dilakukan Dyan sangat tidak profesional dan menghina, apapun fakta di lapangan yang terjadi selama Final Race IATC minggu lalu.

“Semoga ke depan hubungan MGPA dan masyarakat semakin baik, dan kita semua berhasil menyelenggarakan IATC, WSBK dan MotoGP ,” papar Abdulbar. 

Editor : Furqon Al Fauzi

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.1079 seconds [13]