logo
Liga Indonesia | Detail

Dosa PT LIB Bikin Akhmad Hadian Lukita Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Avirista Midaada
Kamis, 06 Oktober 2022, 22:09 WIB
Dosa PT LIB Bikin Akhmad Hadian Lukita Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan
Direksi PT Liga Indonesia Baru, Akhmad Hadian Lukita (kiri) dan Sudjarno (kanan) (Sportstars/Hadi Febriansyah)

MALANG - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyebut PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi Liga 1 tidak melakukan verifikasi kelayakan Stadion Kanjuruhan Malang menggelar pertandingan. Dosa inilah yang kemudian membuat Direktur PT LIB, Akhmad Hadian Lukita resmi menjadi salah satu dari enam tersangka.

Dalam konferensi pers di Mapolresta Malang Kota, pada Kamis (6/10/2022), Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit mengungkapkan bahwa PT LIB selaku operator Liga diketahui lalai terhadap verifikasi keselamatan stadion.

"Ditemukan bahwa PT LIB selaku penyelenggara tidak melakukan verifikasi terhadap Kanjuruhan, verifikasi terakhir di 2020," kata Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit.

Berdasarkan temuan tim investigasi, Kapolri menyatakan ada beberapa catatan khususnya masalah keselamatan bagi penonton yang cukup vital. Namun di tahun 2022 ini PT LIB tidak mengeluarkan verifikasi tersebut.

"Dan membenarkan hasil yang dikeluarkan 2020 dan belum ada perbaikan terhadap catatan hasil verifikasi," ungkapnya.

Listyo Sigit juga menilai PT LIB bertanggungjawab atas perubahan jam kick-off dari surat yang diajukan oleh Kapolres Malang. Pasalnya Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat sempat mengajukan agar kick-off dimajukan pukul 15.30 WIB, dari pukul 20.00 WIB dengan alasan keamanan.

"Permintaan tersebut ditolak oleh PT LIB, dengan penjelasan apabila waktunya digeser ada pertimbangan - pertimbangan yang terkait penayangan langsung dan sebagainya, yang mengakibatkan dampak memunculkan penalti atau ganti rugi," terangnya.

Ā 

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1968 seconds [12]