logo
F1 | Detail

Dituduh Berkonspirasi dengan AlphaTauri, Kepala Strategi Red Bull Terima Ujaran Kebencian

Fitradian Dhimas Kurniawan
Selasa, 06 September 2022, 19:31 WIB
Dituduh Berkonspirasi dengan AlphaTauri, Kepala Strategi Red Bull Terima Ujaran Kebencian
Kepala Strategi Balap Red Bull Racing, Hannah Schmitz, berandil besar pada kesuksesan Max Verstappen (Foto: Instagram/@hannahschmitzf1)

FAENZA - Kepala Strategi Balapan Red Bull Racing, Hannah Schmitz, menjadi sasaran ujaran kebencian dari penggemar F1. Pasalnya, dia dituduh berkonspirasi dengan tim Scuderia AlphaTauri guna membantu Max Verstappen menjuarai F1 GP Belanda 2022.

Seperti diketahui, Verstappen tampil sebagai juara F1 GP Belanda 2022, Minggu (6/9/2022) malam WIB, di Sirkuit Zandvoort. Namun, dia harus bersusah payah untuk menang.

Pasalnya, Lewis Hamilton (Mercedes AMG Petronas) dan Charles Leclerc (Scuderia Ferrari) berhasil menjadi ancaman nyata bagi Verstappen di paruh akhir lomba. Bahkan, Hamilton sebenarnya nyaris saja merebut kemenangan.

Walau sempat memimpin, Hamilton justru kembali tertinggal. Hal itu terjadi usai Verstappen melakukan strategi cerdas dengan memanfaatkan periode safety car guna mengganti ban. 

Yuki Tsunoda (Scuderia AlphaTauri) menghentikan mobilnya di pinggir lintasan hingga memicu safety car pada F1 GP Belanda 2022 (Foto: Twitter/@F1)
Yuki Tsunoda (Scuderia AlphaTauri) menghentikan mobilnya di pinggir lintasan hingga memicu safety car pada F1 GP Belanda 2022 (Foto: Twitter/@F1)

Safety Car masuk lintasan setelah insiden yang dialami Yuki Tsunoda (Scuderia AlphaTauri). Pembalap asal Jepang itu sempat menghentikan mobil di pinggir sirkuit. Dia lantas masuk pit untuk mengatasi masalah, tetapi kemudian keluar lagi. 

Tak lama, mobil bernomor 22 itu berhenti lagi di pinggir lintasan. Hal itulah yang memicu terjadinya periode safety car. Mengingat AlphaTauri dan Red Bull punya hubungan erat, fans Hamilton langsung menuduh Schmitz menjalankan konspirasi.

Melihat kondisi yang tak lagi kondusif, AlphaTauri pun akhirnya buka suara. Mereka mengaku kecewa dengan sejumlah bahasa yang ditujukan kepada Schmitz dan tim asal Faenza tersebut.

 

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.2454 seconds [12]