logo
Netting | Detail

Disebut Bisa Berbagi Beban dengan Rehan/Lisa di Ganda Campuran, Ini Kata Rinov/Pitha

Bagas Abdiel Kharis Theo
Jum'at, 25 November 2022, 06:16 WIB
Disebut Bisa Berbagi Beban dengan Rehan/Lisa di Ganda Campuran, Ini Kata Rinov/Pitha
Ganda campuran Indonesia Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati (PBSI)

JAKARTA - Ganda Campuran Indonesia Pitha Haningtyas Mentari, ikut senang dengan keberhasilan Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati menjuarai Hylo Open 2022. Namun begitu, ia mengingatkan rekannya tersebut untuk tidak terbebani dengan status juara yang dimiliki saat ini.

Sebagai pasangan yang tengah naik daun, Rehan/Lisa akan mendapat sorotan tajam. Apalagi mereka sukses memecah kebuntuan di skuad ganda campuran Pelatnas Indonesia yang paceklik gelar di BWF World Tour sejak awal tahun.

Sebelumnya, Pitha yang berpasangan dengan Rinov Rivaldy selalu menjadi harapan bagi ganda campuran Pelatnas Indonesia di setiap turnamen. Sayang, mereka hanya bisa menembus satu babak final pada tahun ini yakni di Malaysia Masters.

Namun, dengan kesuksesan Rehan/Lisa menjuarai Hylo Open 2022, apakah Rinov/Pitha merasa beban tumpuan di ganda campuran itu akhirnya tidak hanya ditanggung mereka sendiri? Pitha pun menilai anggapan adanya berbagi beban diantara mereka merupakan hal yang kurang tepat.

Hanya saja, berdasarkan pengalamannya, dengan adanya gelar juara, ekspektasi orang akan semakin tinggi. Hal itu ia rasakan bersama Rinov usai menjuarai Spanyol Masters 2021.

"Enggak boleh dong begitu (berbagai beban). Kalau berbagi beban mungkin kayaknya enggak ya. Sebenarnya mungkin bukan beban, tapi lebih ke pengharapan atau ekspektasi orang-orang akan berpindah gitu," ungkap Pitha kepada awak media, termasuk MNC Portal Indonesia di Pelatnas Cipayung PBSI.

"Kayak misal kemarin mereka sudah semifinal (French Open), konsisten (sampai juara di Hylo Open), semuanya baguslah, jadi kan harapan orang itu akan di situ terus," lanjutnya.

"Kayak saya tahun kemarin pernah juara, tahun ini mungkin belum ada juara tapi pernah masuk final semifinal. Jadi orang menilai standar kita sudah di situ (juara), sehingga pas kita lagi turun tuh ya ibarat 'enggak bisa lo standarnya harus di sana (juara)'," sambungnya.

Karena itu, Pitha berharap Rehan/Lisa tidak berpikir macam-macam tentang ekspektasi orang yang semakin tinggi. Pemain berusia tahun 23 berharap bahwa mereka bisa berkembang bersama-sama untuk meningkatkan prestasi ganda campuran Indonesia.

"Jadi saya juga enggak pengen Rehan sama Lisa memikirkan hal itu jadi beban," tutupnya.

Editor : Furqon Al Fauzi

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1804 seconds [12]