logo
Liga Indonesia | Detail

Diperiksa Polisi Terkait Tragedi Kanjuruhan, Dokter RS Wava Husada Bantah Ada Intimidasi

Avirista Midaada
Rabu, 16 November 2022, 09:47 WIB
Diperiksa Polisi Terkait Tragedi Kanjuruhan, Dokter RS Wava Husada Bantah Ada Intimidasi
Kuasa Hukum dr. Muhammad Harun Rosyid, Bhakti Riza Hidayat, memberi keterangan kepada media (Foto: MPI/Avirista Midaada)

MALANG - Penyidik Polda Jatim (Jawa Timur) memanggil dan memeriksa 12 orang dokter Rumah Sakit Wava Husada (RS Wava Husada) terkait tragedi Kanjuruhan. Salah satu dokter yang diperiksa, dr. Muhammad Harun Rosyid, disebut tidak mengalami intimidasi saat dimintai keterangan.

Kuasa hukum dr. Harun Rosyid, Bhakti Riza Hidayat menuturkan, suasana pemeriksaan kliennya jauh dari kata terintimidasi. Kendati dicecar 33 pertanyaan, dia melihat sangat dokter begitu nyaman dan tidak tertekan dalam memberikan jawaban.

"Jadi suasana proses penyidikan enak tidak ada suasana intimidasi untuk klien saya. Jadi itu tidak benar (ada tekanan dan intimidasi)," kata Bhakti kepada media, Rabu (16/11/2022).

Bhakti menjelaskan, materi pertanyaan dari penyidik meliputi penanganan para korban tragedi Kanjuruhan di rumah sakit tersebut. Semua pertanyaan itu dapat dijawab dengan baik oleh kliennya.

"Hanya minta penjelasan soal kisaran soal-soal itu saja sama soal dokter Harun menyampaikan soal perawatan-perawatan yang dilakukan di RS Wava terhadap korban-korban kemarin. Itu yang saya lihat di proses penyidikan tadi," urai Bhakti.

Lebih lanjut, Bhakti menegaskan tidak ada materi pertanyaan atau pembahasan seputar kandungan gas air mata di tubuh para korban. Sebab, jika hal itu ditelusuri, dr. Harun menyebut perlu dilakukan langkah medis lanjutan.

 

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.2014 seconds [13]