F1 | Detail

Dicap Kena Kutukan di F1 GP Monaco, Charles Leclerc: Saya Tak Percaya Takhayul

Muammar Yahya Herdana
Jum'at, 27 Mei 2022, 16:50 WIB
Dicap Kena Kutukan di F1 GP Monaco, Charles Leclerc: Saya Tak Percaya Takhayul
Pembalap Scuderia Ferrari, Charles Leclerc (Foto: REUTERS)

MONTE CARLO - Pembalap Scuderia Ferrari, Charles Leclerc, sering dicap kena kutukan saat tampil di Grand Prix (GP) Monako. Namun dia mengaku tidak percaya dengan takhayul.

Kutukan yang melabeli Leclerc memang bukan tanpa sebab. Sepanjang kariernya di dunia balap, dia memang tidak pernah finis meski tampil di kandangnya sendiri.

Yang terakhir, Leclerc sempat mencoba mengendarai mobil yang dipakai oleh legenda Ferrari, Niki Lauda. Mirisnya, Leclerc justru malah menabrak pagar pembatas yang membuat mobil legendaris tersebut rusak.

Gara-gara itulah Leclerc disebut telah dikutuk jika harus tampil di Monako. Meski begitu, dia menegaskan bahwa dirinya tidak percaya dengan takhayul apapun.

Charles Leclerc menghampiri pit wall Tim Scuderia Ferrari usai gagal finis pada F1 GP Spanyol 2022 (Foto: Reuters/Albert Gea)
Charles Leclerc menghampiri pit wall Tim Scuderia Ferrari usai gagal finis pada F1 GP Spanyol 2022 (Foto: Reuters/Albert Gea)

“Sampai sekarang saya tidak pernah memiliki keberuntungan seperti itu di jalan pulang tetapi saya tidak percaya pada takhayul,” ungkap Charles Leclerc dilansir dari Italy 24 News, Jumat (27/5/2022).

Leclerc pun mengatakan bahwa beberapa kegagalannya merupakan kesalahan teknis. Sehingga Leclerc tidak merasa bahwa dirinya tidak akan bisa menjadi pemenang di GP Monako.

“Jika Anda melihat hasilnya, jelas bahwa saya tidak pernah melakukannya dengan baik di Monako, tetapi juga benar bahwa itu selalu menjadi kesalahan masalah mekanis atau kesalahan dalam kualifikasi, tidak ada yang bisa saya kendalikan,” pungkasnya.

GP Monako 2022 sendiri pun akan diselenggarakan di Sirkuit Monte Carlo, Minggu (27/5/2022) malam WIB. Akan sangat menarik mampukan Leclerc memutuskan kesialannya ketika tampil di kampung halamannya sendiri.

Editor : Saliki Dwi Saputra

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.2190 seconds [13]