Bola Lainnya | Detail

Dianggap Standar Ganda, FIFA Kembali Dikritik karena Tak Hukum Israel

Rifqi Herjoko
Jum'at, 11 Maret 2022, 14:08 WIB
Dianggap Standar Ganda, FIFA Kembali Dikritik karena Tak Hukum Israel
Logo FIFA yang terletak di markas besar mereka di Zurich, Swiss (Foto: Reuters/Arnd Wiegmann)

TUNIS – Badan tertinggi sepak bola dunia (FIFA) kembali mendapatkan tekanan dari sejumlah publik baru-baru ini. Badan tersebut dianggap menerapkan standar ganda ketika bereaksi atas perang Rusia-Ukraina.

FIFA tampak begitu tegas dalam memberikan sanksi kepada sepak bola Rusia, baik di level klub maupun Timnasnya. Meski begitu, mereka seolah tutup mata atas konflik yang terjadi antara Israel-Palestina.

Seperti diketahui, tidak ada sanksi apapun yang dijatuhkan FIFA terhadap Israel meski mereka kerap melancarkan serangan ke Palestina. Industri sepak bola negara tersebut tetap berjalan normal dan tanpa hambatan berarti.

Keputusan FIFA menghukum Rusia atas invasi yang mereka lakukan ke Ukraina lantas menimbulkan pro dan kontra. Sejumlah pihak menilai FIFA menerapkan standar ganda karena tidak memberikan hukuman kepada Israel yang telah bertahun-tahun menyerang Palestina.

Salah satu kritik datang dari komentator sepak bola Tunisia, Issam Shawali. Dia mengkritik standar ganda FIFA yang melarang aksi simpati dan solidaritas dengan perjuangan Palestina, tetapi justru mengizinkan hal tersebut pada konflik yang menimpa Ukraina.

“Mereka [FIFA] mengatakan politik tidak bisa berjalan seiring dengan olahraga, tetapi pada kenyataannya mereka adalah dua sisi koin yang sama,” ujar Shawali dilansir dari World Today News Jumat (11/3/2022).

 

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.2083 seconds [13]