logo
Tim Nasional | Detail

Deretan Pemain yang Pernah Disebut Wonderkid, tetapi Belum Masuk Skenario Tim Utama STY

Rifqi Herjoko
Kamis, 06 Oktober 2022, 13:15 WIB
Deretan Pemain yang Pernah Disebut Wonderkid, tetapi Belum Masuk Skenario Tim Utama STY
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (Foto: PSSI)

JAKARTA – Berikut deretan pemain yang pernah disebut wonderkid, tetapi belum masuk skenario tim utama Shin Tae-yong. Hal itu tampaknya membuktikan standar STY dalam memilih pemain begitu tinggi.

Sejumlah pemain muda sempat dipuji pencinta sepak bola Tanah Air karena talenta luar biasa dalam mengolah bola. Mereka digadang-gadang bakal menjadi pemain andalan Timnas Indonesia di masa depan. Namun, mereka yang disebut wonderkid justru tidak dilirik STY untuk masuk ke tim utama.

Lantas, siapa saja wonderkid yang belum masuk ke skenario tim utama Shin Tae-yong di Timnas Indonesia? Simak ulasan sportstars.id berikut ini.

1. Supriadi (Persebaya Surabaya)

Supriadi disebut-sebut sebagai wonderkid milik Persebaya Surabaya. Dia melakoni debut tim senior pada Liga 1 musim 2021-2022. Dia biasa menempati posisi gelandang atau sayap kanan.

Penampilannya menarik perhatian pencinta sepak bola Tanah Air. Supriadi telah mencatatkan delapan penampilan di Liga 1 musim ini. Sayangnya, pemain kelahiran Surabaya, Jawa Timur, itu tidak kunjung dipanggil Timnas Indonesia di era Shin Tae-yong.

2. Rafli Asrul (PSM Makassar)

Rafli Asrul merupakan pemain lainnya yang mendapatkan julukan sebagai wonderkid. Dia berposisi asli sebagai gelandang serang. Pemain muda asal PSM Makassar itu sempat menjalani trial di klub Yunani, Atromitos FC.

Sayangnya, Rafli Asrul belum bisa menembus skenario tim utama Shin Tae-yong di Timnas Indonesia U-19. Rafli sempat dibawa STY di Piala AFF U-19 2022. Namun, dia hanya dimainkan sebanyak dua kali di sana. Dia diharapkan mampu terus mengembangkan diri agar bisa kembali bergabung ke Timnas Indonesia.

3. Bagus Kahfi (Asteras Tripolis FC)

Pencinta sepak bola Tanah Air mengenal betul sosok penyerang muda bernama Bagus Kahfi. Pemain kelahiran Magelang, Jawa Tengah, itu sempat bergabung ke Jong FC Utrecht pada musim lalu.

Musim ini, dia bergabung ke klub Yunani bernama Asteras Tripolis FC. Namun, Bagus tampak masih kesulitan menembus tim utama STY. Striker berusia 20 tahun itu bahkan tidak dibawa Coach Shin ke SEA Games 2021.


 

Editor : Admiraldy Eka Saputra

RECENT COMMENTS


/ rendering in 0.1809 seconds [13]