logo
Netting | Detail

Debby Susanto Sedih Lihat Prestasi Ganda Campuran Indonesia

Andhika Khoirul Huda
Selasa, 13 September 2022, 01:30 WIB
Debby Susanto Sedih Lihat Prestasi Ganda Campuran Indonesia
Ganda campuran Indonesia, Zachariah Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela (Foto: Badminton Photo)

JAKARTA – Mantan Pebulutangkis Timnas Indonesia, Debby Susanto, mengaku sedih melihat minimnya prestasi ganda campuran Tanah Air saat ini. Padahal menurutnya, dulu nomor ganda campuran menjadi salah satu sektor yang selalu diandalkan.

Sejak Lilyana Natsir/Tontowi Ahmad pensiun bisa dibilang prestasi ganda campuran Indonesia tak terlalu mentereng. Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, yang saat ini duduk di ranking lima dunia pun, sudah lama tak naik ke podium juara.

Kali terakhir pasangan yang kini sudah tak di Pelatnas Cipayung itu juara adalah di ajang All England 2020 lalu. Setelah itu, performa mereka terus merosot dan bahkan sekarang sedang rehat karena Praveen terpaksa menepi usai menderita cedera panjang.

Begitu pula dengan pasangan ranking tertinggi di Pelatnas saat ini, yaitu Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, yang sudah cukup lama tak merengkuh gelar juara. Kali terakhir duet ranking 18 dunia itu menjadi yang terbaik adalah di Spain Masters 2021.

Sedangkan pasangan pelatnas lainnya, Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso dan Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati, masih belum bisa berbicara banyak. Bahkan, kedua duet tersebut  sekarang berada di luar peringkat 30 besar dunia.

Oleh karena itu, Debby merasa cukup sedih jika menengok prestasi ganda campuran Indonesia saat ini. Padahal menurutnya, para pasangan senior dulu sangat sering berprestasi hingga menjadi salah satu nomor yang dijadikan ujung tombak bagi Tim Merah-Putih.

 

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1728 seconds [12]