MotoGP | Detail

Dapat Hukuman dari WADA, MotoGP Indonesia Tetap Jalan dengan Dua Syarat Ini

Fitradian Dhimas Kurniawan
Kamis, 14 Oktober 2021, 13:42 WIB
Dapat Hukuman dari WADA, MotoGP Indonesia Tetap Jalan dengan Dua Syarat Ini
Sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang akan menjadi tuan rumah MotoGP Indonesia 2022 (Foto: Instagram/@themandalikagp)

MANDALIKA - Hukuman Badan Antidoping Dunia (WADA) menimbulkan kekhawatiran pada penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2022. Namun, ajang balapan tersebut tetap diselenggarakan dengan dua syarat khusus.

Hal tersebut tentunya bakal berakibat fatal, jika akhirnya MotoGP Indonesia gagal diselenggarakan. Karena kemungkinan balapan bakal berlangsung pada masa pelarangan.

Dilaporkan Crash, Kamis (14/10/2021), WADA tidak akan mengintervensi ajang yang sudah diumumkan kepastiannya. Berhubung Sirkuit Mandalika sudah menandatangani kontrak, maka MotoGP Indonesia bisa tetap berlangsung.

Hanya saja, ada dua syarat yang mesti ditururi. Pertama, tidak boleh ada bendera Indonesia yang berkibar pada ajang olahraga selama masa hukuman, termasuk di MotoGP Indonesia.

Selain itu, lagu kebangsaan Indonesia Raya juga tak boleh dikumandangkan. Namun, sebagai gantinya dapat menyanyikan lagu nasional lainnya, serta mengibarkan bendera IMI, selaku otoritas otomotif Indonesia.

Seperti yang diketahui, Indonesia terkena sanksi dari WADA karena tak mematuhi aturan terkait doping. Salah satu hukumannya adalah tak diperbolehkan menjadi tuan rumah kejuaraan regional, kontinental, atau dunia.

Hal tersebut juga sudah dilakukan oleh GP F1 Rusia 2021 lalu. Kebetulan, Rusia juga mendapat hukuman serupa yang berlangsung selama 2 tahun. Mereka pun mengganti lagu kebangsaannya dengan musik orkestra.

Aturan serupa juga berlaku di MotoGP Thailand. Persis seperti Indonesia, Negeri Gajah Putih juga dianggap tidak patuh akan ketentuan WADA dan mendapat hukuman seperti yang dialami oleh Indonesia.

Editor : Saliki Dwi Saputra

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.7109 seconds [13]