logo
F1 | Detail

CEO F1 Stefano Domenicali Wacanakan Ubah Format Pekan Balapan

Wikanto Arungbudoyo
Jum'at, 26 Agustus 2022, 12:19 WIB
CEO F1 Stefano Domenicali Wacanakan Ubah Format Pekan Balapan
Pekan balapan F1 diwacanakan untuk diubah mulai 2023 (Foto: Reuters/Hamad I Mohammed)

LONDON – CEO Formula  1 (CEO F1), Stefano Domenicali, mengungkap wacana mengubah format pekan balapan menjadi lebih menarik. Dia menilai format pekan balapan F1 yang selama ini berlaku kurang membuat penggemar antusias.

Sekadar informasi, pekan balapan F1 selalu sama sejak puluhan tahun. Hari pertama (Jumat) biasanya dimulai dengan dua latihan bebas pada pagi serta siang. Lalu, hari kedua (Sabtu) diisi dengan satu latihan bebas dan kualifikasi. Minggu (hari ketiga) menjadi puncak acara yakni balapan. 

Mulai F1 2021, ada tiga pekan balapan dengan format berbeda akibat munculnya Sprint Race (Sprint Qualifying). Pada format ini, latihan bebas hanya digelar dua kali yakni masing-masing pada Jumat serta Sabtu. Kualifikasi digelar Jumat karena Sabtu ada Sprint Race. 

Start sprint race F1 GP Austria 2022 di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, berlangsung lancar (Foto: Reuters/Leonhard Foeger)
Start sprint race F1 GP Austria 2022 di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, berlangsung lancar (Foto: Reuters/Leonhard Foeger)

Format Sprint Weekend itu sempat diwacanakan bertambah pada F1 2022 menjadi enam dari awalnya tiga pada musim lalu. Namun, tidak ada kesepakatan antara F1 dengan tim. Domenicali lantas menyebut ada keinginan menambah sprint race jadi enam kali semusim serta perubahan format pada F1 2023.

“Dari sisi penggemar, setiap hari harus ada sesuatu yang diperjuangkan di atas trek sangatlah penting. Latihan bebas hanya menarik untuk tim serta pembalap. Pada akhirnya, Anda harus berjuang untuk sesuatu dalam olahraga apapun,” ucap Domenicali, dikutip dari The Race, Jumat (26/8/2022).

“Jadi, saya akan berusaha agresif (mengubah) untuk satu pekan balapan pada Jumat pagi, lalu setiap kali pembalap masuk lintasan, ada sesuatu yang akan mereka dapat, entah itu poin atau penghargaan lain,” tukas pria asal Italia itu.

 

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1870 seconds [12]