logo
Liga Indonesia | Detail

BREAKING! Kapolri Umumkan 6 Tersangka, Salah Satunya Direktur PT LIB

Tim Sportstars
Kamis, 06 Oktober 2022, 20:15 WIB
BREAKING! Kapolri Umumkan 6 Tersangka, Salah Satunya Direktur PT LIB 
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo (Foto:Div Humas Polri)

MALANG - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan tersangka atas Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Pada kesempatan itu Kapolri menetapkan enam tersangka, dimana salah satunya adalah Direktur PT LIB, Ahmad Lukita.

Dalam keterangannya, Kapolri menjelaskan setelah melakukan olah TKP, polisi ditemukan bahwa PT LIB selaku penyelenggara Liga 1 tidak melakukan verifikasi Stadion Kanjuruhan. Terakhir laporan proses verifikasi keselamatan dari PT LIB dilakukan pada tahun 2020.

"Ditemukan bahwa PT LIB selaku penyelenggara tidak melakukan verifikasi terhadap Kanjuruhan, verifikasi terakhir di 2020," kata Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit, Mapolresta Malang Kota, Kamis (6/10/2022).

Selain itu ditemukan pula bahwa para penonton banyak yang meninggal karena berdesak-desakan di pintu keluar. Bahkan salah satu pintu stadion diketahui masih terkunci saat laga antara Arema FC vs Persebaya Surabaya usai.

"Seharusnya lima menit sebelum pertandingan berakhir, seluruh pintu tersebut harusnya terbuka. Namun pada saat itu dibuka namun tidak penuh." kata Sigit, Kamis (6/10/2022).

Berdasarkan pasal 21 regulasi keselamatan dan keamanan PSSI Menyebut bahwa steward harus berada di tempat selama penonton belum meninggalkan stadion.

"Dari oleh TKP maka ditetapkan enam tersangka," tegas Kapolri.

Dari enam tersangka salah satunya adalah Direktur PT LIB, Ahmad Lukita. Sementa lima orang lainnya yakni Ketua Ketua Panitia Pelaksana Arema Malang Abdul Haris, Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto, Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi, Komandan Kompi Brimob Polda Jatim inisial AKP Hasdarman, dan Security Steward Suko Sutrisno.

Pada akhir keterangannya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menyatakan bahwa masih akan ada lagi kemungkinan tersangka lainnya seiring berjalannya investigasi dari Tragedi Kanjuruhan.

Editor : Saliki Dwi Saputra

RECENT COMMENTS


/ rendering in 0.1854 seconds [12]