logo
Sportainment | Detail

Biodata dan Agama Granit Xhaka, Kapten dan Ikon Timnas Swiss

Wikku D. Nugroho
Kamis, 24 November 2022, 01:27 WIB
Biodata dan Agama Granit Xhaka, Kapten dan Ikon Timnas Swiss
Granit Xhaka didapuk menjadi kapten Timnas Swiss di Piala Dunia 2022. (Foto: REUTERS).

JAKARTA- Biodata dan agama Granit Xhaka beserta kariernya menarik untuk dikulik sepanjang Piala Dunia 2022. Lantaran ia kembali didapuk sebagai kaptem Timnas Swiss di Piala Dunia 2022 Qatar. 

Sebelumnya Granit Xhaka pertama kali ditunjuk menjadi kapten skuad berjuluk Nati itu pada ajang Nations League 2020 kontra Ukraina. Tentu saja kabar itu menjadi hal yang membanggakan bagi pemain yang kini membela Arsenal tersebut.

Namun penunjukkan Granit Xhaka menjadi kapten Timnas Swiss bukan tanpa alasan. Dia berhasil tampil apik bersama Arsenal di awal musim ini. Granit Xhaka berhasil antarkan skuad Meriam London menduduki puncak klasemen Liga Premier Inggris hingga pekan ke-14. 

Seperti apa sosok dari kapten Timnas Swiss tersebut? Berikut ini Sportstars.id akan berikan ulasan lengkap mengenai biodata dan agama Granit Xhaka beserta kariernya;

Granit Xhaka Timnas Swiss (Sumber: Instagram)

Biodata dan Agama Granit Xhaka

Granit Xhaka lahir di Basel, Swiss pada 27 September 1992. Meskipun lahir di Swiss, dia memiliki darah keturunan etnis Albania dari kedua orang tuanya.

Diketahui dirinya merupakan anak dari pasangan Ragip Xhaka dan Elmaze. Ia memiliki saudara yang juga merupakan pesepakbola, bernama Taulan Xhaka.   

Dilansir beberapa sumber menyebutkan jika Granit Xhaka menganut agama Islam. Hal itu dibuktikan dengan postingannya terkait ucapan merayakan Hari Raya Idul Adha di Instagram pribadinya beberapa tahun silam. 

Karier Sepak Bola Granit Xhaka

Granit Xhaka memulai karier sepak bola juniornya di FC Concordia Basel tatkala masih berusia 8 tahun. Lalu pada tahun 2003, ia pindah ke akademi FC Basel. 

Granit Xhaka hampir memutuskan untuk tidak melanjutkan cita-citanya menjadi pesepakbola. Ini lantaran dia mendapat cedera parah di bagian lutut. Kondisi tersebut membuatnya sempat gagal masuk Timnas Swiss U-17 yang akan menuju Piala Dunia U-17 2009 di Nigeria. 

Mendekati waktu turnamen dimulai, kondisi Granit Xhaka pun berlangsur pulih dan dia berhasil masuk dalam skuad Timnas Swiss U-17. Tak disangka, Timnas Swiss U-17 berhasil jadi juara Piala Dunia U-17. Mereka mengalahkan tuan rumah Nigeria dengan skor tipis 1-0. 

Setelah momen itu, kariernya pun meroket tajam. Dia mampu menembus skuad utama FC Basel meskipun saat itu usianya masih 17 tahun. Pada tahun 2012, Granit Xhaka hijrah ke Bundesliga untuk memperkuat Borussia Monchengladbach.

Selama empat musim memperkuat klub berjuluk Die Fohlen itu, ia berhasil tampil sebanyak 140 laga. Penampilan apiknya itulah yang membuat raksasa Liga Inggris, Arsenal memboyongnya pada 2016 dengan tebusan mahar 45 juta Euro.

Hingga kini, Granit Xhaka berhasil menjuarai dua gelar Piala FA dan dua gelar Community Shield. Sedangkan di Timnas Swiss, ia sudah tampil sebanyak 107 kali sejak debut pada 2011 silam. 

Demikian ulasan mengenai biodata dan agama Granit Xhaka beserta kariernya. Semoga informasi ini bermanfaat bagi para pembaca setia Sportstars.id dimanapun berada.  
 

Editor : Hafid Fuad

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.2623 seconds [12]