Liga Champions | Detail

Beri Gelar Liga Champions di Chelsea, Tuchel Ikuti Jejak Di Matteo

Maruf
Minggu, 30 Mei 2021, 06:11 WIB
Beri Gelar Liga Champions di Chelsea, Tuchel Ikuti Jejak Di Matteo
Thomas Tuchel mencium trofi Liga Champions. (Foto: Reuters)

PORTO -  Chelsea menjadi juara Liga Champions untuk kali kedua setelah musim 2011/2012. The Blues memastikan gelar juara Liga Champions seusasi mengalahkan sesama tim Inggris Manchester City (Man City) di Stadion Dragao, Porto, Minggu (30/5). Menariknya, semua gelar Chelsea di kompetisi tertinggi antarklub Eropa datang dari pelatih pengganti. 

Tuchel datang ke Chelsea menggantikan posisi Frank Lampard pada 26 Januari 2021. Dia dikontrak dengan durasi 18 bulan, ditambah opsi perpanjangan satu tahun. Mantan pelatih Paris Saint Germain (PSG) tersebut pun menjadi orang Jerman pertama yang menjadi kursi pelatih di skuad The Blues.

Sebagai catatan, pelatih berusia 47 tahun itu sebenarnya bukan pilihan pertama menggantikan posisi Lampard. Pemilik Chelsea Roman Abramovic lebih ingin mendapatkan servis Ralf Rangnick yang memesona dengan sentuhannya bersama RB Leipzig. Tapi Rangnick menolak tawaran sebagai pelatih sementara di Stamford Bridge, sehingga pilihan jatuh ke Tuchel yang saat itu baru saja dipecat PSG.

   

Ternyata kehadiran Tuchel memberi efek positif pada Chelsea. Tanpa melakukan pembelian pemain, dia berhasil membuat Chelsea menjadi lebih kompetitif. Di debut sebagai pelatih, Tuchel membuat The Blues memiliki penguasaan bola lebih dari 70% sekaligus menjadi ball posession tertinggi untuk klub. 

 

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.1675 seconds [13]