Balap Lainnya | Detail

Bamsoet Minta Arahan Presiden Jokowi untuk Tentukan Lintasan Balap Formula E

Refi Sandi
Kamis, 25 November 2021, 10:43 WIB
Bamsoet Minta Arahan Presiden Jokowi untuk Tentukan Lintasan Balap Formula E
(Kiri-kanan) Co Founder Formula E, Alberto Longo dan Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo (Foto: MPI/FAISAL RAHMAN)

JAKARTA - Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo menjawab pertanyaan seputar lokasi alternatif lintasan balap Formula E 2020. Menurutnya penentuan lintasan tidak dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Pihaknya justru akan meminta arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam hal tersebut.

"Kami minta arahan Presiden tentang beberapa alternatif lokasi atau tempat yang bisa kita lakukan untuk Formula E," kata Bamsoet di Blackstone, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/11/2021) malam.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua MPR RI itu menambahkan bahwa di negara lain ajang balap mobil listrik tersebut digelar pada tempat ikonik. Hal ini juga berkaitan untuk mempromosikan industri pariwisata di negara tersebut.

"Kalau di beberapa negara, yang terpilih adalah tempat ikonik. Saya gak tahu nanti Alberto (Co Founder Formula E) dan Presiden, kami menunggu arahan beliau," ujarnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Bamsoet melarang gelaran Formula E 2022 dilaksanakan di kawasan Monas dan Gelora Bung Karno (GBK). Dia sudah mewanti-wanti agar memilih tempat lain sekaligus memikirkan kajian plus-minus lokasi alternatif. 

"Saya pesan kepada Alberto Longo (Co-Founder Formula E) sirkuit atau lintasan Formula E tidak boleh pada dua tempat. Saya larang yang pertama adalah Monas kedua adalah GBK yang lain terserah," ujarnya.

Masih dalam acara yang sama, Bamsoet mengatakan bahwa dirinya telah mengantongi lima alternatif tempat lain di Jakarta. Nantinya kelima lokasi itulah yang akan diajukan ke Presiden Jokowi.

"Pantai Indah Kapuk (PIK), Sudirman atau GBK, Jakarta Internasional Stadium (JIS), JieXpo Kemayoran, Ancol, ini yang akan kami suggest ke Presiden untuk memilih. Alberto bakal membuat studi soal plus minus jalur-jalur tersebut," tutupnya.

Editor : Saliki Dwi Saputra

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.2554 seconds [12]