logo
MotoGP | Detail

Ayah Lorenzo Sebut Marquez Jadi Penyebab Jatuhnya Quartararo dan Nakagami di MotoGP Aragon 2022

Rio Eristiawan
Selasa, 20 September 2022, 12:30 WIB
Ayah Lorenzo Sebut Marquez Jadi Penyebab Jatuhnya Quartararo dan Nakagami di MotoGP Aragon 2022
Marc Marquez (Repsol Honda) bersiap mengikuti balapan MotoGP Aragon 2022 (Foto: Honda Racing Corporation)

ALCANIZ  - Ayah Jorge Lorenzo Chico Lorenzo, menyebut Marc Marquez lepas kendali pada comebacknya di MotoGP Aragon 2022. Pasalnya pembalap andalan Repsol Honda itu jadi penyebab Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) dan Takaaki Nakagami (LCR Honda) terjatuh di MotoGP Aragon 2022.

Seperti diketahui, Marquez kembali balapan di Sirkuit Motorland Aragon pada Minggu (18/9/2022) malam WIB, usai menjalani pemulihan pasca operasi humerus lengan kanan. Namun The Baby Alien  -julukan Marc Marquez- membuat kekacauan di balapan comebacknya tersebut.

Begitu melewati Tikungan ketiga, motor yang dikendarai oleh Marquez ditabrak dari belakang oleh Quartararo dan membuat YZR-M1 hancur berkeping-keping. Tak lama berselang The Baby Alien kembali terlibat di insiden yang sama saat melintas di tikungan tujuh, namun kali ini motornya dihajar Nakagami.

Meski ditabrak, tetapi Marquez tak memungkiri dua insiden tersebut merupakan kesalahannya. juara MotoGP enam kali itu pun meminta maaf kepada Quartararo dan Nakagami.

Sementara itu, Chico memberikan kritikan kepada Marquez yang menjadi penyebab dua pembalap mengalami kecelakaan. Ia pun menyindir Marquez seperti pembalap yang lepas kendali.

"Saya tidak percaya bahwa sepeda motor itu menabraknya, bagaimana kabarmu. Saya tidak percaya, itu tidak cocok untukmu dan saya sudah melihatnya berkali-kali. Saya pernah melihat pilot yang lepas kendali," kata Chico dilansir dari Motosan, Selasa (20/9/2022).

Chico menjelaskan tujuan Marquez tampil di Aragon adalah untuk mempersiapkan diri tampil di musim depan. Namun pembalap berusia 29 tahun itu tidak membiarkan pembalap lain mencapai tujuan, salah satunya membuat Quartararo gagal finis untuk semakin sulit mempertahankan gelar juara.

"Marquez mencapai tujuannya. Tujuannya adalah untuk mempersiapkan motor di tahun depan, dan untuk itu dia harus menyelesaikan balapan. Itu mengetahui bagaimana perasaannya di atas motor dan dia mendapatkannya," ia menambahkan.

"Tapi dia tidak mencapai tujuannya juga tidak membiarkan saingannya atau rekan satu timnya mencapai tujuan mereka. Dalam hal ini, Fabio, yang telah membuat Kejuaraan menjadi sangat sulit baginya dan tampaknya sangat tidak adil bagi saya," pungkas Chico.

Dengan gagalnya Quartararo mendapatkan poin di Aragon membuat jarak poin dengan Francesco Bagnaia di klasemen sementara semakin dekat. Terlebih pembalap Ducati Lenovo itu berhasil meraih podium kedua, sehingga menipiskan jarak dengan Quartararo menjadi tinggal 10 poin.

Editor : Furqon Al Fauzi

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1618 seconds [12]