logo
Ragam Lainnya | Detail

ASEAN Para Games 2022: Thailand Masih Jadi Lawan Berat Indonesia di Nomor Balap Kursi Roda

Andika Rachmansyah
Rabu, 27 Juli 2022, 06:01 WIB
ASEAN Para Games 2022: Thailand Masih Jadi Lawan Berat Indonesia di Nomor Balap Kursi Roda
Jaenal Aripin saat tampil di Paralimpiade Tokyo 2020 (FOTO: REUTERS/Athit Perawongmetha).

SOLO – Atlet para atletik, Jaenal Aripin, mengakui bahwa Thailand masih menjadi saingan terberat khususnya pada nomor balap kursi roda di ASEAN Para Games 2022. Terlebih, saat ini negara berjuluk Negeri Gajah Putih itu memiliki satu bintang baru yang bernama Athiwat Peung-Nuea.

Seperti diketahui, ASEAN Para Games 2022 yang diadakan di Kota Solo akan mulai bergulir pada 30 Juli sampai 6 Agustus mendatang. Saat ini atlet Indonesia yang akan berlaga di masing-masing cabang olahraganya pun tengah mematangkan persiapannya.

Tak terkecuali Jaenal yang merupakan atlet para atletik andalan Indonesia di nomor balap kursi roda. Peraih medali emas Kejuaraan Dunia 2018 di China untuk nomor 100 meter itu mengakui kalau Thailand masih menjadi lawan terkuatnya. Namun dirinya tetap optimis dan menargetkan menyabet medali emas.

“Lawan terberat Thailand karena dari dulu tuh Thailand nomor andalannya kursi roda dan mereka jam terbangnya pun sudah lebih senior dari saya. Karena pada kejuaraan dunia mereka selalu ikut,” kata Jaenal kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (26/7/2022).

“Namun tetap saya pribadi harus optimis dan targetnya harus bisa dapat emas,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Jaenal mengatakan kalau saat ini Thailand memiliki salah seorang bintang baru yang bernama Athiwat. Menurutnya, dia adalah bintang baru yang secara mengejutkan bisa menjadi juara Paralimpiade Tokyo 2020 lalu.

Mengapa bisa dibilang bintang baru? Pasalnya Athiwat secara mengejutkan mampu mengalahkan juara dunia sebelumnya asal Finlandia. Maka dari itulah, Jaenal menilai kalau bintang baru asal Thailand itu merupakan tantangannya di ASEAN Para Games 2022 saat ini.  

“Kebetulan di kelas saya itu juara dunianya atlet Thailand yang bernama Athiwat. Karena waktu di Paralimpiade Tokyo itu sebenarnya dia orang baru tapi punya limit bagus dan juara dunia di nomor 100 meter sebelumnya dari Finlandia itu kalah sama Athiwat. Jadi mungkin tantangan saya adalah disitu sekarang, karena saya bertemu juara dunianya di kelas saya,” pungkas Jaenal.

Editor : Admiraldy Eka Saputra

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1859 seconds [12]