logo
Basket | Detail

Andakara Prastawa Tak Persoalkan Siapapun Pelatih Timnas Basket Indonesia Selanjutnya

Rio Eristiawan
Selasa, 19 Juli 2022, 21:00 WIB
Andakara Prastawa Tak Persoalkan Siapapun Pelatih Timnas Basket Indonesia Selanjutnya
Andakara Prastawa gagal membawa Timnas Basket Indonesia menang atas Timnas Basket Australia (Foto: Instagram/@andakaraprastawa)

JAKARTA  - Andakara Prastawa Dhyaksa tak terlalu mempermasalahkan siapapun nantinya yang akan menjadi pelatih Timnas Basket Indonesia. Seperti diketahui, Milos Pejic dianggap gagal setelah Indonesi tak mampu menembus FIBA World Cup 2023

Seperti diketahui, menjelang satu hari tampil di FIBA Asia Cup 2022, Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) secara mengejutkan mengumumkan pengunduran diri Rajko Toroman. Tak butuh waktu lawa untuk Perbasi memilih pelatih baru untuk mengganti timnas basket Indonesia.

Federasi tertinggi bola basket Indonesia itu pun menunjuk Pejic untuk melatih Brandon Jawato dan kawan-kawan untuk tampil di FIBA Asia Cup 2022. Hasilnya pelatih berusia 53 tahun itu berhasil membawa timnas basket Indonesia meraih kemenangan 80-54 atas Arab Saudi di laga perdana Grup A.

Namun di tiga laga berikutnya, Pejic gagal memberikan kemenangan untuk timnas basket Indonesia. Terlebih timnas basket Indonesia harus menelan kekalahan telak 58-108 dari China di babak playoff perempat final pada Senin (18/7/2022) malam WIB.

Hasil tersebut membuat timnas basket Indonesia gagal melaju ke perempat final dan dipastikan tak bisa tampil di FIBA World Cup 2023. Tentu hasil tersebut membuat Pejic dinilai gagal oleh beberapa pihak.

Sementara itu Andakara mengatakan Perbasi yang memiliki wewenang untuk memilih pelatih. Ia mengaku sebagai pemain akan mengikuti arahan dari pelatihnya.

"Kalau dari saya sih, pelatih ya itu bukan urusan saya karena saya sebagai pemain, siapapun pelatihnya mau dari China, Serbia, dll saya pasti ikut karena sebagai pemain," kata Andakara kepada awak media, Selasa (19/7/2022).

Pebasket berusia 29 tahun itu mengaku tidak peduli dengan siapapun pelatih yang menangani timnas basket Indonesia. Andakara mengaku sebagai pemain hanya bisa fokus dan memperbaiki kekurangan untuk bisa tampil lebih baik.

"Jadi saya tak bisa bilang harus dari China dll, karena belum tahu juga. Nanti ambil dari mana gitu, taunya ga berhasil dan harus cari lagi. Jadi ini serahkan ke federasi saja, kami sebagai pemain fokus ke apa yang bisa dilakukan. Latihan, perbaiki skull, dll. Kalau soal coach, bukan urusan saya jadi enggak bisa jawab," pungkasnya.

Editor : Furqon Al Fauzi

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1582 seconds [13]