Liga Inggris | Detail

Akuisisi Newcastle United, Menteri Keuangan Arab Saudi Akui Keterlibatan Pemerintah

Rifqi Herjoko
Jum'at, 22 Oktober 2021, 08:50 WIB
Akuisisi Newcastle United, Menteri Keuangan Arab Saudi Akui Keterlibatan Pemerintah
Newcastle United Diakuisisi Pangeran Arab (Foto: Laman Newcastle United)

NEWCASTLE – Akuisisi klub Liga Inggris, Newcastle United, oleh grup Arab Saudi terus menjadi perbincangan publik. Terbaru, Menteri Keuangan Arab Saudi Mohammed Al-Jadaan, mengakui adanya keterlibatan pemerintah pada urusan tersebut.

Sebagai informasi, Newcastle United baru saja kedatangan pemilik baru. Dia adalah Mohammed Bin Salman. Pengusaha yang juga merupakan Pangeran Arab itu mengakuisisi klub melalui perusahaannya bernama Public Investment Fund (PIF).

Sekilas, akuisisi ini terlihat biasa saja layaknya perpindahan kepemilikan klub lain. Namun, jumlah kekayaan yang dimiliki pengusaha Saudi itu yang mengundang kehebohan.

Pasalnya, pemilik baru Newcastle United memiliki kekayaan mencapai 320 miliar poundsterling (Rp 6,1 kuadriliun). Harta yang dimilikinya bahkan berkali-kali lipat lebih besar dari pemilik Manchester City, Sheikh Mansour!

Petinggi Liga Inggris pun diketahui telah mengesahkan pengambilalihan sebesar 300 juta poundsterling (Rp5,8 triliun) oleh Public Investment Fund (PIF) Saudi setelah menerima jaminan bahwa pemerintah tidak akan mengendalikan klub.

Namun, hal itu tampak dipatahkan melalui pernyataan dari Menteri Keuangan Saudi Mohammed Al-Jadaan, ketika meladeni wawancara dengan salah satu media. Awalnya, dia bersikeras bahwa langkah itu merupakan murni investasi dari PIF.

Namun, jawabannya justru terkesan janggal ketika ditanya tentang keputusan klub Liga Inggris untuk merancang aturan baru bersifat sementara. Aturan tersebut mencegah Newcastle menyetujui kesepakatan sponsor dengan perusahaan Saudi.

“Ini adalah salah satu investasi di antara banyaknya langkah strategis lain,” jawab Al-Jadaan, yang juga merupakan juru bicara pada program Visi Pemerintah 2030, dilansir dari The Sun Kamis (21/10/2021).

“Akan tetapi, jika publik khawatir tentang persaingan antar klub, terutama ketika kami telah berinvestasi di salah satu dari mereka (di Liga Inggris), saya justru akan berkata lain. Saya akan mengatakan itu pertanda baik. (Hal itu menandakan) ada pesaing serius yang datang dan berdampak baik untuk seluruh elemen sepak bola,” tutupnya.

Editor : Furqon Al Fauzi

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.6761 seconds [13]